Ogah di PHP  Lagi, Rhoma Irama Bikin Partai  Sendiri

rhoma-irama-deklarasikan-partai-idaman-2_20150711_182907

Pada musim Pilpres 2014 lalu, nama Bang  Haji Rhoma Irama sempat digadhang-gadhang menjadi Calon Presiden  dari salah satu parpol. Eh, giliran detik-detik akhir pendaftaran, parpol ini ternyata urung mengusung nama si Raja Dangdut ini. Nah, mungkin tak ingin di PHP,   musisi yang miliki banyak penggemar ini  seriusi dunia politik  dengan membentuk partai sendiri.

Ya, Rhoma Irama mengumumkan pendirian Partai Idaman (Islam Damai dan Aman), Minggu (11/7/2015). Selain Rhoma yang menjadi pendiri dan Ketua Umum tidak nampak tokoh-tokoh lain yang dikenal publik yang menghadiri deklarasi partai ini.

Sekjen Partai Idaman, Abdurrahman Tardjo pun enggan mengungkap nama-nama pengurus partai berlambang hati tersebut. Abdurrahman berdalih, nama-nama pengurus belum saatnya dipublikasikan. “Sekarang Ketua Umum dan saya saja dulu (yang diumumkan),” kata Abdurrahman usai Deklarasi Partai Idaman.

Seorang sumber menyebutkan, para pengurus Partai Idaman terdiri dari para pendukung Rhoma Irama. Tak hanya kader organisasi Forum Silaturahmi Ta’mir Masjid dan Mushola Indonesia (Fahmi Tamami) yang dipimpin Bang Haji, sapaan Rhoma Irama.

Partai Idaman juga diisi para pendukung Bang Haji yang menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Diketahui, pelantun lagu ‘Begadang’ itu sebelumnya sempat mendukung partai-partai tersebut.  “Ibaratnya Bang Haji lagi bedol desa para pendukungnya. Tapi memang Bang Haji belum mau ngomong soal itu,” kata sumber tersebut.

Meski demikian,  Rhoma Irama membantah pendirian Partai Idaman merupakan bentuk kekecewaannya terhadap partai-partai Islam tersebut. Apapun perlakuan yang diterimanya, Bang Haji menyatakan, partai-partai tersebut telah memberinya kesempatan untuk mengabdi pada bangsa dan negara.

“Saya tidak pernah merasa kecewa terhadap PPP, PKB, dan PBB. Yang pasti saya sudah berikan kontribusi terhadap bangsa ini melalui partai-partai tersebut. Jadi tidak ada kata kecewa. Insya Allah apa yang saya lakukan selama ini bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ungkapnya. (bst)