Obsesi Mario Irwinsyah Bikin Film Animasi

Obsesi Mario Irwinsyah Bikin Film Animasi

Mario Irwinsyah di Shari'a Economic Festival. foto:arya wiraraja/enciety.co

Mario Irwinsyah punya obsesi besar terlibat dalam pengembangan pendidikan. Melalui film animasi Nussa & Rara, dia ingin berkontribusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak.

Hal tersebut disampaikan Mario Irwinsyah dalam acara Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) yang digelar di Grand City Surabaya, Rabu (12/12/2018).

Mario lantas menjelaskan, jika awal membuat animasi Nussa & Rara itu karena dilatarbelakangi oleh kegelisahan dengan kualitas film kartun yang dilihat anak-anaknya.

“Saya yakin, semua ide kreatif muncul dari rasa gelisah. Ide buat film kartun atau animasi Nussa & Rara ini karena anak saya. Saya ingin film ini jadi tuntunan buat mereka supaya lebih kenal dan mengamalkan ajaran agama dengan baik,” tandasnya.

Kata Mario, sebagai seorang pelaku industri kreatif, sudah semustinya dapat terus berinovasi. Bagi dia, tidak ada yang namanya kompetitor. Kolaborasi bukan jalan keluar untuk saling menjatuhkan dengan membandingkan sebuah karya.

“Tujuan utama dari kolaborasi dilakukan untuk menghasilkan karya baru,” cetus aktir film Aktor 5 Menara itu.

Dua juga menyarankan kepada semua pelaku industry kreatif untuk terus berkarya. “Perkara banyak yang komentar itu masalah nanti. Tapi yang jelas, coba wujudkan ide yang ada, baru kalau ada yang kritik, ya kita betulin satu-satu,” ucapnya.

Bagi Mario, banyak orang yang melewatkan kesempatan sukses hanya karena belum dapat dimaksimalkan peluang yang ada didekatnya. “Kata dia, dunia industri kreatif ini sangat menjanjikan.

“Coba temen-temen masuk dan memanfaatkan peluang itu. Siapa tahu Allah menyimpan rezeki kita di sana,” ulas dia yang menggunakan setelan hitam dan songkok hitam.

Mario juga menuturkan jika berdakwah bisa dengan cara apa saja. Menggunakan bahasa yang digunakan kaummu untuk menularkan ajaran agama. Hal itulah yang diyakini Mario.

Mario yang menjadi mualaf sebelum menikah tahun 2015 itu, menjelaskan, film animasi Nussa & Rara sebagai medium dirinya untuk mengenalkan ajaran Agama Islam kepada anak-anak.

“Ajaran agama ini harus kita kenalkan kepada anak-anak kita sejak dini. Coba lihat, jika kita bawa anak kita ikut pengajian, mereka pasti lari-lari main sama temennya. Tapi coba kita beri mereka kesukaan mereka seperti film kartun yang mendidik, mereka pasti suka,” ujar dia, lantas tersenyum.(wh)