Obesitas Menjadi Fenomena Di Seluruh Dunia

Obesitas Menjadi Fenomena Di Seluruh DuniaSebagian besar warga dunia harus melakukan diet pada tahun 2014. Menurut sebuah laporan oleh Overseas Development Institute (ODI) yang berpusat di London, lebih dari sepertiga orang dewasa diperkirakan memiliki kelebihan berat badan atau obesitas pada tahun 2008. Secara global meningkat 23 persen pada 1980, tulis Newscientist.com.

Dalam tiga dekade terakhir, jumlah orang dewasa yang diperkirakan akan mengalami obesitas di negara berkembang hampir empat kali lipat menjadi 904.000.000, menyalip jumlah di negara-negara kaya.

“Hal yang paling mengejutkan adalah sejauh mana obesitas sekarang mempengaruhi berkembang serta negara-negara maju,” kata Tim Lobstein dari Asosiasi Internasional untuk Studi Obesitas di London. Masalah-masalah yang disebabkan oleh berlebihan lemak dan gula, lanjutnya, sekarang bukan hanya masalah Barat, namun juga global.

Kenaikan ini terkait dengan diet ‘homogenisasi yang merayap’ di seluruh dunia. Laporan tersebut mengungkapkan, meningkatnya pendapatan, iklan dan globalisasi berperan pada obesitas.

Pernyataan tersebut mengkritisi para pembuat kebijakan di sebagian besar negara. Sebab, mayoritas negara lambat atau tidak mau  mengatasi masalah itu. “Kita melihat kesenjangan yang besar antara apa yang pemerintah rekomendasikan untuk dimakan, sebagai bagian dari kampanye gizi mereka dengan apa yang orang benar-benar makan,” kata Sharada Keats dari ODI. Ia menambahkan perlunya pemerintah untuk mengakui skala masalahnya dan mulai menempatkan langkah kuat untuk mengatasi problem itu.

Beberapa negara telah berhasil melawan arus dan meningkatkan diet. Misalnya, Korea Selatan. Warga Negeri Ginseng itu memakan buah empat kali lebih banyak pada tahun 2008 dibandingkan pada tahun 1980. Angka laporan ini didasarkan pada tren ekstrapolasi menggunakan data indeks massa tubuh dari 199 negara.

Meskipun perubahan yang paling menonjol ada di negara berkembang, Amerika Serikat tetap menjadi negara paling gemuk dengan 71 persen dari populasi obesitas atau orang dengan kelebihan berat badan. Inggris berada di peringkat keempat dengan kelebihan berat mencapai 64 persen.

Pada tahun 2006, World Health Organization (WHO) memperkirakan, obesitas di negara berkembang akan menyusul di negara-negara kaya pada tahun 2010.