Nilai Tukar Lesu, Pasar Sepeda Motor Tetap Optimistis

Nilai Tukar Lesu, Pasar Sepeda Motor Tetap OptimistisKendati makro ekonomi domestik tak begitu sehat, tetapi kendaraan roda dua diperkirakan tak kehilangan pamor. Sejumlah agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor menatap pasar otomotif 2014 cukup menjanjikan.

GM Pemasaran dan Pengembangan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya mengakui tantangan pada tahun depan lebih besar. Selain meneruskan iklim perekonomian tahun ini, industri otomotif harus siap menghadapi gejolak politik jelang pemilu.

“Bicara tahun depan, khususnya pada semester pertama. Dolar masih tinggi, bunga masih tinggi, dan ada pemilu. Itu akan membuat market sedikit stuck,” tutur Yohan, Jumat (27/12/2013)

Kondisi tersebut diramalkan justru mendongkrak permintaan sepeda motor. Asumsinya, gejolak perekonomian di dalam negeri akan berimbas kepada biaya transportasi terutama bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan umum.

Di tengah situasi macam itu maka orang cenderung berusaha mencari alternatif yang lebih terjangkau. “Orang tetap butuh transportasi murah, yang masih cukup murah ya motor. Ada kendala sekaligus tantangan,” ucap Yohan.

Sementara itu, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menilai pengaruh pesta demokrasi tahun depan tak sampai membuat pasar otomotif roda dua anjlok. Pasalnya, agen pemegang merek akan berlomba mengeluarkan model baru demi mempertahankan roda bisnis.

“KMI tak yakin pemilu akan berpengaruh besar. Dulu juga ada pemilu tapi tak besar pengaruhnya. Tak sampai pasar drop,” kata Deputy Department Head Sales & Promotion KMI Dewi Septianti.

Sementara itu, bagi PT Yamaha Motor Indonesia (YMI) industri sepeda motor tetap potensial pada 2014. Tapi terlalu dini untuk menetapkan proyeksi performa bisnis 2014 sekarang.

“Intinya bisnis kami akan tetap berkembang tapi belum bisa karena banyak faktor . Terlalu dini. Secara internal kami belum bisa buka,” ujar Eko Prabowo, GM Promotion & Community Development YMI.

Berdasarkan catatan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sejak Januari hingga November 2013, total penjualan sepeda motor nasional sebanyak 7.218.606 unit. Dari jumlah itu, posisi teratas masih dipegang Honda dengan penjualan 4.357.660 unit atau meraih pangsa pasar 60,3 persen. Tempat kedua diisi Yamaha dengan penjualan 2.332.190 unit (pangsa pasar 32,3 persen) dan posisi ketiga dipegang Suzuki dengan penjualan 374.413 unit (5,1 persen). (bisnis/bh)