Nilai Tambah Menjahit Kebaya Berhias Sulam Benang

Nilai Tambah Menjahit Kebaya Berhias Sulam Benang

Pelatihan creative industry intermediate Pahlawan Ekonomi. foto: arya wiraraja/enciety.co

Menjahit kebaya berhiaskan sulam benang menjadi tema pelatihan creative industry intermediate Pahlawan Ekonomi Surabaya di Kaza City Mall, Minggu (14/7/2019).

Nanik Heri, koordinator mentor creative industry, mengungkapkan jika sulam benang kini telah ditinggalkan, khususnya pelaku usaha jahit atau fashion.

“Produk dengan hiasan sulam benang mulai jarang dijumpai. Yang membanjiri pasar sekarang produk dengan hiasan sulam pita. Padahal, jika dilihat detail, jahitan dengan hiasan sulam benang ini secara kualitas lebih bagus dan lebih terlihat cantik karena sulaman dari benang lebih detail untuk urusan komposisi warnanya,” ujarnya.

Nanik lalu menjelaskan tahapan menjahit kebaya berhiaskan sulam benang. Langkah awal, membuat pola dasar, lalu pecah pola, dan memotong bahan. Tiga langkah itu merupakan dasar yang dapat diartikan standar operasional prosedur (SOP) dalam membuat produk jahitan fashion.

“Setelah memotong, bahan tadi kita jahit kasar atau setengah jadi. Dalam tahapan ini, kita buat desain bentuk sulaman. Bisa bentuk flora atau fauna. Pokoknya sesuai selera. Namun kita harus tentukan kombinasi warna benang. Jangan sampai salah pilih, supaya hiasan sulam serasi dengan warna kain kebaya,” ujar Nanik.

Menurut Nanik, dengan menambahkan hiasan sulam benang nilai ekonomi kebaya dapat meningkat 40 persen. Selain itu, teknik ini juga dapat digunakan untuk membuat busana batik dan gaun pesta lain.

“Contohnya busana batik, saat ini sedang musim busana batik yang dipadu dengan hiasan sulam benang. Mungkin pada pertemuan selanjutnya kita bahan busana batik ini. Jadi untuk sekarang kita arahkan peserta pelatihan untuk bisa menyelesaikan produk ini,” terang Nanik. (wh)