Nilai Lebih Menyajikan Korean Kimchi Bokkeumbap

Nilai Lebih Menyajikan Korean Kimchi Bokkeumbap

foto:arya wiraraja/enciety.co

Korean kimchi bokkeumbap atau nasi goreng Korea. Menu yang belakangan jadi andalan beberapa restoran ternama ini punya banyak penggemar. Cara memasaknya mudah dan nilai ekonominya tinggi.

Menurut Chef Totok Andri Sugiarto, mentor pelatihan food & beverage Pejuang Muda Surabaya, bahan  dasar yang digunakan membutuhkan kimchi dan saus gochujang.

“Kimchi ini adalah sejenis acar Korea yang terbuat dari lobak putih yang telah difermentasi. Saus gochujang adalah pasta saus Korea. Ini boleh dibilang merupakan bahan pokok yang biasa digunakan untuk beberapa menu khas Negeri Gingseng,” terang Totok disela pelatihan yang digelar di Kaza City Mall, Sabtu (5/10/2019).

Beberapa bahan yang diperlukan membuat Korean kimchi bokkeumbap adalah nasi putih, kimchi atau acar Korea, bawang putih, bawang bombay, jahe, wortel yang telah di potong korek api, daun bawang, saus gochujang, saus ikan, minyak wijen, garam, dan minyak goreng. Untuk bahan pelengkap, tambahkan telur mata sapi, rumput laut, seaweed atau nori.

Cara membuatnya, terang Totok, masukkan secara berurutan bawang putih, bawang Bombay dan jahe hingga harum. Kemudian tambahkan kimchi, tumis hingga setengah kering. Setelah itu, tambahkan nasi putih, saus gochujang, saus ikan, minyak wijen dan garam. Lalu, tambahkan wortel dan daun bawang.

“Untuk penyajiannya, tambahkan bahan telur mata sapi dan nori sebagai pelengkap,” cetus staf pengahar Surabaya Hotel School (SHS) ini.

Untuk harga, Totok mengatakan jika Korean kimchi bokkeumbap bisa dibandrol Rp 35 ribu per porsi. Namun juga bisa dijual Rp 15 ribu per porsi.

“Dengan harga itu, kita bisa mendapat keuntungan sedikitnya 30 persen dari total modal yang dikeluarkan,” tandas Totok. (wh)