Nataru, Omset Pelaku Usaha PE Naik Signifikan

Nataru, Omset Pelaku Usaha PE Naik Signifikan

Diah Cookies memamerkan produk buatannya. foto: arya wiraraja/enciety.co

Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi berkah bagi pelaku usaha Pahlawan Ekonomi (PE) Surabaya. Pasalnya, di dua momen tersebut, omzet beberapa pelaku usaha naik siginifikan.

Seperti dialami Diah Arfianti, owner Diah Cookies. Penjualan kue kering buatannya naik 40 persen lebih. Hingga 31 Desember 2019, omzet bulanan yang mencapai Rp 123 juta. Tahun lalu, di tanggal yang sama, Diah Cookies meraup Rp 60 juta.

“Alhamdulillah, ada kenaikan sekitar 40 persen dibandikan tahun lalu,” ujar Diah Arfianti kepada enciety.co, Kamis (2/1/2020).

Kata dia, Nataru merupakan moment penting selain Hari Raya Idul Fitri. “Memang tidak sepadat Lebaran, namun bulan Desember ini menjadi berkah tersendiri bagi kami,” tandas peraih Best of The Best Kategori Home Industry Pahlawan Ekonomi 2018 ini

Kata dia, pada Nataru 2019 ini, ia berhasil menjual sekitar 17 ribu stoples selama sebulan lebih. Kebanyakan orang yang beli kue kering ini untuk hadiah Natal dan Tahun Baru. Permintaan pesanan naik pada 25 Desember dan 31 Desember 2019.

Diah Cookies memaqng menyediakan hampers untuk menyambut Nataru. Hampers tersebut sebagai sajian premium untuk mereka yang ingin memberikan gift kepada keluarga, kolega, maupun teman.

Diah mengaku memanfaatkan penjualan online dan offline. Facebook dan Instagram, dan WhatsApp menjadi andalan perempuan yang tinggal di Ketandan Baru, Surabaya ini.

“Selain jualan online, saya juga dibantu agen dan reseller. Alhamdulillah, untuk setiap bulannya saat ini rata-rata kita dapat omzet Rp 50 juta dalam satu bulan,” tuturnya.

Hal serupa juga dirasakan Deddy Kurnia Sunarno, owner De’nil Puding. Nataru tahun ini omzetnya naik 50 persen dari tahun sebelumnya. “Meski gak ada bazar dan pameran, tapi penjualan koppi jelly pada Natal dan Tahun Baru cukup bagus,” ungkap dia.

Nataru, Omset Pelaku Usaha PE Naik Signifikan
Deddy Kurnia Sunarno dengan produk andalannya.

Kata dia, pengiriman koppi jelly paling banyak di Amanda Brownies, Hypemart, Ria Galeria, Sentra Balai Kota, dan Sogo. Yang insidentil terbanyak untuk menjamu tamu di Pemerintah Kota Surabaya. “Ada 400 botol yang dipesan,” tukas pemenang juara Pertama Pahlawan Ekonomi Award Kategory Home Industry 2017, ini.

Tahun 2020, Dedi memproyeksikan membeli kendaraan roda empat untuk operasional. Selain itu, ia juga berniat menambah kapasitas dari 250 botol sehari menjadi 800-1.000 botol sehari.

“Saya juga berkeinginan segera melaunching De’nil Puding House,” pungkas dia. (wh)