Natal dan Tahun Baru, Omzet Diah Cookies Naik 50 Persen

Natal dan Tahun Baru, Omzet Diah Cookies naik 50 Persen

Produk hampers Diah Cookies yang laris manis. foto:ist

Momen Natal dan Tahun Baru benar-benar jadi berkah penjual kue kering. Pasalnya, hingga pertengahan Desember 2018 ini, banyak pelaku usaha yang kebanjiran pesanan.

Satu di antaranya Diah Arfianti, owner Diah Cookies. Perempuan pelaku usaha Pahlawan Ekonomi Surabaya itu, meraup berkah di dua momen tahunan tersebut.

“Alhamdulillah, sudah banyak PO (preorder), sekarang sudah terjual sekitar 500 toples,” katanya kepada enciety.co, Selasa (18/12/2018).

Dia menuturkan, tahun ini omzet penjualan kue keringnya dipastikan mengalami peningkatan cukup signifikan. “Sekitar 50 persen lah, moga-moga bisa lebih,” ucap dia, lantas tersenyum.

Awal Desember lalu, Diah sudah menambah 10 tenaga produksi yang direkrut dari warga sekitar rumahnya. Ditambah dua tenaga admin yang melayani pembelian online dan offline.

Untuk mendorong peningkatan penjualan, Diah melakukan berbagai penawaran lewat paket Natal dan Tahun Baru. Seperti membuat hampers (parsel) yang mendapat respons positif pembeli. Hampers Diah Cookies ini dijual Rp 220 ribu dan Rp 350 ribu.

Soal pasar, perempuan berjilbab ini ,mengaku paling banyak di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Dia juga memanfaatkan jaringan agen dan reseller-nya yang ada di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Bojonegoro.  

“Seperti tahun lalu, agen dan reseller Diah Cookies juga senang dengan momen Natal dan Tahun Baru ini. Mereka juga aktif melakukan penetrasi pasar,” papar Diah.  

Selain itu, imbuhnya, Diah juga menggenjot pemasaran melalui online. Berbagai konten menarik di-feeding ke publik untuk menggaet pembeli dan pelanggan baru.

Kata dia, pasar online sangat seksi. “Hingga kini, penjualan dia via online masih yang tertinggi. Bila diprosentasi sekitar 70 persen penjualan via online,” beber Diah.

Ditanya soal target Natal dan Tahun Baru, Diah mengatakan, “Kalau bisa seribu toples habis.” (wh)