Nasib Personal Computer bakal Seperti Telepon Rumah

Nasib Personal Computer bakal Seperti Telepon Rumah

Hary Mega Gancar Prakosa, peneliti Enciety Business Consult

Microsoft Corp mencatat penurunan laba pada kuartal keempat 2014. Penurunan laba ini banyak disebabkan oleh merosotnya penjualan Personal Computer (PC) yang turut menggeret permintaan akan software Windows.

Kinerja buruk penjualan PC ini mengakibatkan laba Microsoft turun hingga 10,67 persen menjadi USD 5,86 miliar pada kuartal keempat 2014 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berita ini sebenarnya tidak terlau mengejutkan jika mengacu pada perkembangan penjualan PC dunia yang sudah melemah sejak beberapa tahun terakhir. Di Indonesia sendiri, fungsionalitas PC sudah mulai tergantikan oleh laptop dan tablet.

Rendahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar juga menjadi penyebab semakin menyusutnya permintaan PC. Orang lebih memilih laptop atau tablet dengan harga murah tetapi punya kelebihan efisiensi dan mobilitas.

Fajar Haribowo, senior analyst enciety Business Consult (eBC), menilai industri PC disinyalir akan terus melemah. PC mulai masuk fase decline dalam ICT Product’s Life Cycle. Usaha keras dari para pelaku industri PC sepertinya tidak akan banyak berdampak terhadap kenaikan penjualan, khususnya skala rumah tangga.

Nasib PC sekarang mirip dengan telepon rumah, dimana lebih banyak digunakan oleh industri ataupun perkantoran. Ke depannya, Fajar memprediksi tablet-lah yang akan mencatatkan pertumbuhan penjualan paling tinggi di Indonesia. (wh)