Musim Kemarau, 60 Kali Kebakaran Terjadi di Surabaya

 

Musim Kemarau, 60 Kali Kebakaran Terjadi di Surabaya
Kebakaran Gedung farmasi milik PT Antarmitra Sembada di Jalan Manyar Kartika 7, Surabaya, 23 Juli 2014.

Menginjak musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran kian tinggi. Hal itu diakui Kepala Dinas Pemadam Kebaran (PMK) Surabaya, Chandra Orat Mangun yang mencatat sedikitnya telah terjadi 60 kali kebakarran sejak Januari hingga Agustus.

“Potensi kebakaran terbesar terjadi di kawasan Surabaya Barat. Di sana kan banyak ilalang yang mudah sekali terbakar. Jadi saat ini kami kosentrasi untuk melakukan penanganan kebakaran di kawasan tersebut,” jelasanya.

Padahal menurut Chandra, pihaknya mencatat, pada tiga hari yang lalu jumlah kebakarn masih 55 kejadian. Namun hingga hari ini, pihaknya mengakui telah meningkat menjadi 60 kali kejadian kebakaran.

“Karena itu kami menempatkan tambahan personel dan mobil PMK di sejumlah titik di Surabaya Barat. Biasanya kan ada satu mobil PMK di tiap UPTD. Sekarang akan ada penambahan lagi di tiap UPTD,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah tertinggi kebakaran saat ini berada di kawasan Benowo, Sawahan, dan Lakarsantri. “Di sana itu kan, banyak ilalang jadi potensi kebakaran lebih tinggi,” ujarnya.

Dari pantauan Chandra selama ini, dari banyaknya jumlah kebakarran di Surabaya telah menunjukkan tren. Di mana saat musim penghujan, dipastikan kawasan padat penduduk seperti Surabaya Utara akan banyak sekali kejadian kebakarn akibat hubungan arus pendek lsitrik.

“Kalau kemarau seperti ini, dipastikan banyak sekali terjadi di kawasan Surabaya Barat. Rata-rata dalam sehari bisa terjadi satu hingga dua kali kebakaran,” tambahnya.

Penyebabnya, diakui Chandra bisa terjadi lantaran terik matahari yang cukup menyengat. Selain itu lantaran masyarakat yang kurang waspada saat membakar sampah.

Untuk itu, pihaknya juga meminta masyarakat agar berperan aktif terus melaporkan jika terjadi kebakaran sewaktu-waktu. “Kami menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah dan melaporkan jika terjadi kebakaran,” ujarnya. (wh)