Musim Haji, Arab Saudi Dibayangi Wabah MERS

Saudi Arabia Curiga MERS Berasal dari Afrika

Jelang musim haji tahun ini, Arab Saudi direpotkan dengan kembalinya wabah korona virus Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS). Sejauh ini, wabah tersebut sudah menyebabkan dua orang mati  dan sembilan kasus baru.  Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi, di Riyadh.

Semua kematian dan kasus baru yang dilaporkan tersebut berasal dari Riyadh, Ibukota Arab Saudi, yang telah mengalami peningkatan penyebaran virus itu dalam dua pekan belakangan.

Perkembangan paling terkini tersebut telah membuat jumlah korban jiwa naik jadi 483, sejak kasus pertama dilaporkan pada Juli 2012, demikian laporan Xinhua, Jumat (21/8) pagi. Menteri Kesehatan Arab Saudi, Khalid Al-Faleh mengumumkan akan membatasi penyebaran korona virus MERS di Riyadh.

Arab Saudi sebelumnya menyatakan tindakan ketat akan dilakukan untuk menormalkan keadaan.”Situasi ini memerlukan kewaspadaan dan pencegahan, bukan kekhawatiran yang berlebihan,” kata menteri tersebut. (bst)