Mulai 1 April, Tarif KA Ekonomi Turun Lima Persen

Mulai 1 April, Tarif KA Ekonomi Turun Lima Persen

Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) pada bulan ini dibarengi dengan penurunan tarif ka (kereta api) non komersial. Setidaknya ada delapan kereta api (KA) non komersial yang beroperasi di Daerah Operasi 8 mengalami penurunan tiket per 1 April 2016.

Delapan KA itu di antranya KA Logawa, Pasundan, Sri Tanjung, Gaya Baru Selatan, Matarmaja, Tawang Alun Malang-Banyuwangi, KA Probowangi, dan KA Probowangi 2, yang mengalami penurunan tarif sebesar lima persen.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Suprapto menyebutkan penurunan tarif ka ini sebagai dampak dari penurunan harga BBM yang ditetapkan pemerintah.

“Saat ini animo masyarakat cukup tinggi terhadap kereta ekonomi (non komersial). Apalagi dengan penurunan tarif ini, dampaknya cukup besar bagi transportasi kereta api,” kata pria kelahiran Bandung itu.

Dengan penurunan taruf ka ini dipastikan animo calon penumpang akan semakin tinggi. Sejauh ini Suprapto belum bisa memprediksi kenaikan seat load factor (SLF/ tingkat keterisian tempat duduk). Sebab saat ini rata-rata kreta non komersial memiliki tempat duduk 756 dan selalu full.

“Ke depan kami berharap dua minggu sebelum jadwal keberangkatan sudah terisi penuh. Sebab selama ini seminggu sebelum keberangkatan semua tiket sudah terjual,” lanjutnya.

Suprapto menambahkan, PT KAI Daop 8 akan mengembalikan selisih tiket yan sudah terlanjur di beli calon penumpang. “Bisa dilakukan di loket dengan menunjukkan tiket atau booking order sebelum keberangkatan kereta,” tegasnya. (wh)