Mudik, Dishub Jatim Siagakan 4.073 Personel

Mudik, Dishub Jatim Siagakan 4.073 Personel
foto: surabaya.go.id

Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Jawa Timur menyiagakan 4.073 personel untuk melayani pemudik dalam rangka penyelenggaraan angkutan Lebaran 2015.

“Semua personel sudah ditempatkan di posnya masing-masing dan siap membantu pemudik,” ujar Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim Wahid Wahyudi, Jumat (10/7/2015).

Rincian personel yakni, 534 orang dari Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim, kemudian 3.260 personel dari Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Jatim.

Berikutnya, para personel berasal dari unsur-unsur perhubungan, masing-masing Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 79 personel, Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Wangi sebanyak 53 personel dan Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kalianget sebanyak 19 personel.

Tidak itu saja, masing-masing 64 personel disiagakan dari Otoritas Bandar Udara Juanda Surabaya dan Unit Pelaksana Teknis Bandar Udara Abdurrachman Saleh Malang.

Seluruh personel tersebut diakuinya sudah mulai bekerja dan bersiaga di titik-titik yang telah ditempatkan, terutama di lokasi yang menjadi pusat pemudik, seperti pelabuhan, terminal dan bandar udara.

“Berdasarkan petunjuk teknis di kesiapan prasarana dan sarana, masa angkutan Lebaran berlangsung 26 hari, yakni mulai 2-27 Juli 2015 atau ‘H-15 hingga ‘H+9’. Petugas akan selalu siap siaga selama 24 jam,” katanya.

Pihaknya juga memastikan personelnya tak mengambil hari libur atau masa cuti demi membantu lancarnya masa arus mudik dan balik Lebaran 2015.

“Ini juga sesuai arahan Gubernur Jatim Soekarwo yang menginstruksikan petugas Dishub dilarang libur. Yang pasti, kami siap membantu pemudik,” ucapnya.

Petugas Dishub se-Jatim ini akan bersama-sama dengan Polri yang menyiagakan sebanyak 12.116 personel membantu proses ketertiban dan keamanan selama masa arus mudik.

“Pengamanan diberlakukan selama 16 hari atau ‘H-7’ hingga ‘H+7’, dengan rincian 11.416 personel se-jajaran Polda Jatim dan 700 personel Polda Jatim,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf. (ant/wh)