Mudahkan Jangkauan, PMK Surabaya Butuh Satu Pos Tambahan

Mudahkan Jangkauan, PMK Surabaya Butuh Tambahan Satu Pos

Kepala PMK Surabaya Chandra Oratmangun

Keberadaan Pemadam Kebakaran (PMK) di kota besar termasuk Surabaya untuk meminimalkan kerusakan yang lebih besar, sangat diperlukan. Hingga kini, PMK Surabaya memiliki lima Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD), 15 pos dan 1 poskotis. Pos kotis ini berada di Balai Pemuda Surabaya.

Kepala Dinas PMK kota Surabaya Chandra Oratmangun mengatakan, pihaknya masih membutuhkan pos PMK untuk dapat menjangkau kota Pahlawan seluas 374.8 kilometer persegi.

“Kalau dibilang cukup, ya cukup. Cuma idealnya Kota Surabaya harus mempunyai 70 pos PMK untuk dapat segera meminimalkan bahaya kebakaran bila sewaktu-waktu ada kejadian,” kata Chandra Oratmangun kepada enciety.co, Kamis (14/7/2016).

Sayangnya, kata dia, keinginan untuk menambah satu pos di kawasan Sukomanunggal terkendala adanya halangan dari warga. Mereka menolak saat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun pos PMK baru.

“Di Sukomanunggal tidak jadi dibangun pos PMK karena ada penolakan warga. Kami cooling down dulu. Namun untuk satu pos baru sudah berdiri di samping TVRI Mayjend Sungkono. Nantinya pos ini menjangkau wilayah Dukuh Kupang dan Sawahan,” tuturnya.

Di Pos PMK sebelah TVRI tersebut ada satu mobil PMK dengan 25 anggota yang bergiliran menjaganya. Hingga kini, PMK Surabaya tercatat ada 58 mobil pemadam kebakaran (damkar) yang terdiri dari rescue, air fire, pumper, tangga dan sky lift. (wh)