Modifikasi Samiler jadi Makanan Kelas Internasional

Modifikasi Samiler jadi Makanan Kelas Internasional

Chef Muawal menunjukkan hasil kreasi samiler di cluster home industry Pahlawan Ekonomi di Kaza City, Minggu (22/5/2015). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Makanan tradisional bila dibuat dan dikemas dengan baik maka kualitas serta harganya tidak akan kalah dengan makanan modern. Hal tersebut dibuktikan oleh Chef Muawal saat memberikan pelatihan membuat samiler (makanan dari singkong, red) kepada ratusan ibu-ibu Pahlawan Ekonomi Surabaya  yang tergabung di dalam cluster home industry.

“Dalam pelatihan kali ini saya ingin mengangkat bahan tradisional yang mudah didapat dan dibuat kelas internasional. Bahan samiler hanya dari singkong saja,” kata Chef Muawal, Minggu (22/5/2016).

Dari satu kilo singkong, bisa dijadikan satu setengah samiler. Cara membuatnya buang kulit singkong dan cuci bersih kemudian diparut. Parutan singkong ini kemudian dicampurkan dengan diberi bumbu yaitu bawang putih dan garam.

Modifikasi Samiler jadi Makanan Kelas Internasional
foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Langkah kedua, rebus air dan campuran singkong dengan bumbu. Bahan-bahan tersebut dipipihkan dengan tutup panci yang dibuat memasak air. Usai dipipihkan, bahan tersebut kemudian direbus di air panas dan tiriskan dan ditaruh didalam loyang untuk dijemur hingga keras.

Dari hasil dasar samiler tersebut kemudian baru diberi berbagai modifikasi dengan rasa continental, yaitu paprika, origano, rosemary, kacang almond, mente, dan ikan asin.

“Makanan samiler modifikasi ini meningkatkan harga jual. Biasanya samiler 10 lembar dijual di pasaran dengan harga Rp 15 ribu. Namun bila ditambahi modisikasi bisa mencapai dua kali lipat hingga lebih,” tutur dia. (wh)