Mobilio RS Sokong Penjualan Tertinggi

 

Mobilio RS Sokong Penjualan Tertinggi

Dealer utama Honda mobil di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Honda Surabaya Center (HSC) menargetkan penjualan mencapai 3.000 unit tahun ini. Target tersebut seiring dengan diluncurkannya varian tertinggi untuk kelas low MPV Honda Mobilio RS pada tahun ini.

Seperti yang disampaikan General Manager HSC Wendy Miharja, Mobilio yang masuk mobil low MPV mendapat respons cukup besar di Surabaya. Tentu saja respons positif ini diharapkan bisa mendongkrak penjualan di wilayah lain seperti Bali dan Nusa Tenggara.

“Kita sudah menerima inden sebanyak 200 unit Mobilio RS sejak diluncurkan. Kami perkirakan dalam waktu dua bulan ke depan sudah bisa didistribusikan,” kata Wendy Miharja selepas peluncuran Mobilio RS, di Sheraton Hotel, pekan lalu.

Sejauh ini pangsa pasar Mobilio di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara mencapai 14 persen. Dia memerkirakan dalam tiga bulan ke depan sudah bisa mengejar target hingga 22 persen pangsa pasar di kelasnya. Situasi ini tidak lepas dari posisi Mobilio yang sebagai mobil keluarga yang cukup digemari.

Mobilio sendiri dikenalkan sejak Januari 2014 dan langsung direspons positif oleh pasar domestik sekaligus menyabet penghargaan Car of The Year 2014 dari majalah Otomotif dan penghargaan Best Newcomer dari majalah Otocar Indoensia.

Dalam kesempatan tersebut Wendy menyebutkan mampu bersaing dengan pemain yang sudah ada sebelumnya. “Kami mampu bersaing dengan pemain yang sudah muncul. Terbukti, sepanjang April 2014, penjualan Mobilio menembus angka 7.526 unit secara nasional,” ungkapnya.

Dengan demikian, secara nasional penjualan Mobilio sudah menembus angka 25.867 unit sejak diluncurkan 4 bulan lalu. Lebih lanjut pria ramah ini mengungkapkan, Honda mobilio adalah termasuk kriteria mobil Low Cost Green Car ( LCGC), dengna banderol Rp165 juta.

Sejalan dengan itu, Honda Prospect Motor (HPM), agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil Honda di Indonesia tengah melakukan upgrade pada pabrik pertama di Karawang Jawa Barat untuk mengantisipasi tingginya permintaan low MPV Honda Mobilio.

Jonfis Fandy, Marketing and After-Sales Service Director HPM, mengatakan selama ini pabrik pertama hanya memproduksi Honda Jazz, CRV, dan Freed serta Brio. Sedangkan pabrik kedua khusus untuk memproduksi Mobilio.

“Kami perlu melakukan investasi untuk upgrade pabrik pertama ini supaya bisa memproduksi Mobilio jika nanti permintaannya tinggi,” jelasnya. Tetappi dia menolak menyebut investasi untuk upgrade pabrik pertama itu.

Kapasitas pabrik pertama yang dimiliki mampu memproduksi 80.000 unit/tahun dengan total luas area 512.500 m2, dan luas bangunan sebesar 80.324 m2. Sementara pabrik kedua memiliki kapasitas produksi 120.000 unit/tahun dengan total luas bangunan sebesar sebesar 145.760 m2. (wh)