Mobil Listrik ITS Dilombakan di Australia

Mobil Listrik ITS Dilombakan di Australia
Mobil listrik bertenaga surya, Widya Wahana V. Mobil listrik ini hemat energi dan ramah lingkungan karya Mahasiswa ITS Surabaya. foto: humas its surabaya

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kewajiban untuk membantu pemerintahan dalam menuntaskan permasalahan nasional. Salah satu permasalahan nasional yang belum bisa teratasi adalah masalah keterbatasan energi.

Untuk itu ITS membangun mobil listrik bertenaga surya, Widya Wahana V. Mobil listrik ini hemat energi dan ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi gas buang sama sekali. Oktober mendatang Widya Wahana V akan diperlombakan pada World Solar Challenge 2015, Australia (WSC 2015).

World Solar Challenge merupakan perlombaan mobil surya tingkat internasional, yaitu perjalanan sejauh 3000 km dari Darwin (Australia Utara) hingga Adelaide (Australia Selatan). Tantangan dari WSC 2015 adalah bagaimana me manage tenaga surya pada mobil agar dapat menyelesaikan perjalanan dalam jangka waktu maksimal 6 hari dengan jam race (jalannya mobil) yang di tentukan, yaitu hanya 9 jam (08.00 – 17.00 Waktu setempat) perharinya. Di tambah dengan tantangan suhu Australia yang cukup ekstrem, yaitu berkisar antara 20 – 30 derajat celcius.

Tempat pemberhentian (pitstop) yang tidak menentu, keadaan jalanan yang penuh dengan roadtrain menjadi tantangan lainnya. Keikutsertaan ITS Solar Car Racing Team pada World Solar Challenge 2015 merupakan pembuktian bahwa mahasiswa di Indonesia khususnya ITS mampu bersaing dalam kompetisi global dengan tim-tim dari perguruan tinggi ternama di dunia seperti Tokai University, Michigan, Stamford University, MIT, Cambridge University, dan perguruan tinggi top lainnya.

ITS merupakan satu-satunya perwakilan Indonesia dalam perlombaan tersebut. Dengan motor listrik berkekuatan 2 x 2 kW, Widya Wahana V dapat melaju hingga kecepatan maksimal 150 km/jam dan memiliki jarak tempuh 700 km/charge. Kami berharap mobil Widya Wahana V mampu menorehkan prestasi maksimal pada WSC 2015, yaitu menjadi juara dunia. Sama seperti mobil keluaran ITS lainnya mobil ini telah di uji coba sebelum berlaga di negeri kangguru tersebut. Pada tanggal 17 Agustus 2015, bertepatan dengan hari Kemerdekaan Indonesia, telah diselenggarakan Tour de Java Bali. Yaitu perjalanan Widya Wahana V dari Jakarta menuju Denpasar Bali.

Mobil surya yang dapat menampung dua orang ini melakukan pitstop (berhenti) di beberapa kota besar, diantaranya, Jakarta (Start), Semarang, Banyuwangi, dan Denpasar (Finish). Kegiatan Tour de Java Bali ini diselenggarakan dengan tujuan dapat mensosialisasikan pentingnya pengembangan transportasi bertenaga alternatif khususnya tenaga surya/matahari pada masyarakat Indonesia. (wh)