Minyak Dunia Jatuh, Pertamina Didesak Turunkan BBM

Minyak Dunia Jatuh, Pertamina Didesak Turunkan BBM
foto: freemalaysiatoday.com

Pemerintah didesak untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini sejalan dengan harga minyak dunia yang mengalami pelemahan di bawah level USD50 per barel.  Ketua Komisi VI DPR RI Hafisz Tohir menilai dengan rendahnya harga minyak dunia, seharusnya pemerintah bisa menurunkan kembali harga BBM sesuai dengan harga keekonomian saat ini.

“Kebijakan pemerintahan Jokowi yang telah mencabut subsidi BBM dan menyerahkannya pada mekanisme pasar maka pemerintah wajib mengevaluasi kembali harga BBM dari harga yang ditetapkan saat ini,” ungkap dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (22/7/2015).

Dia menilai, penurunan harga BBM bisa kembali menggairahkan sektor ekonomi Indonesia.”Merangsang kembali daya beli masyarakat yang sempat down di mana selama ini daya beli (sektor konsumsi) menjadi salah satu andalan di sektor ekonomi untuk menekan laju inflasi,” sebutnya.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah AS untuk pengiriman Agustus sebesar USD50,36 per barel. Minyak mentah AS pengiriman September menetap di USD50,86 per barel, atau naik 42 sen. Harga minyak jenis Brent untuk pengiriman September naik 39 sen dolar Amerika menjadi USD57,04 per barel. (oke)