Minta Investor Meningkat,  Kapitalisasi BEI  Capai Rp 5,153 Triliun

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) di sepanjang pekan ini berhasil meningkat menjadi Rp 5,172.39 triliun dari Rp 5,153.29 triliun di akhir pekan sebelumnya. Meningkatnya kapitalisasi didorong oleh turunnya suku bunga Bank Sentral pada 16 Juni lalu.

Dwi Shara Soekarno, Kepala Komunikasi PT BEI, mengatakan minat investor asing untuk terus menanamkan dananya di pasar modal Indonesia didukung dengan stabilitas makroekonomi terus berlanjut, yang tercermin dari inflasi yang rendah, defisit transaksi berjalan yang terkendali, nilai tukar yang relatif stabil, serta kembali diturunkannya tingkat suku bunga dasar perbankan (Bank Indonesia Rate) 25 basis poin menjadi 6,50 persen.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang periode 13-17 Juni 2016 mengalami perubahan 0,27 persen ke posisi 4,835.14 poin jika dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4,848.06 poin.

Rata-rata nilai transaksi harian BEI pekan ini juga ikut berubah 13,06 persen menjadi Rp4,99 triliun dari Rp5,74 triliun di akhir pekan lalu. Meski demikian, rata-rata volume transaksi harian mengalami kenaikan 9,14 persen, sedangkan rata-rata frekuensi harian mengalami perubahan 12,24 persen.

Aliran dana investor asing di pasar modal Indonesia di sepanjang tahun ini masih mencatatkan beli bersih dengan nilai Rp 6,65 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa meski pemulihan ekonomi global berlangsung lambat dan tidak merata, sementara di sisi lain risiko ketidakpastian di pasar keuangan global sedikit mereda, pasar modal Indonesia masih menjadi pilihan bagi investor asing sebagai tempat yang tepat untuk berinvestasi.

Nilai beli bersih yang dicatatkan investor asing di pasar modal Indonesia di tahun ini memang melebihi capaian di akhir semester I tahun lalu yang baru mencapai Rp 3,74 triliun. Pencapaian positif nilai beli bersih investor asing jelang akhir semester I di tahun ini, hanya kalah dengan nilai beli bersih di akhir semester I 2014 yang tercatat beli bersih Rp 44,12 triliun.

Sedangkan pada akhir semester I di tahun 2013, aliran dana investor asing malah tercatat jual bersih Rp 999,97 miliar, dan di periode enam bulan 2012 tercatat beli bersih dengan nilai hanya Rp 1,82 triliun. Sebagai catatan tambahan, di sepanjang pekan ini saja, investor asing masih mencatatkan beli bersih di pasar modal Indonesia dengan nilai Rp 152 miliar. (idn/bst)