Miliuner Taiwan Tersandung Skandal Makanan

Miliuner Taiwan Tersandung Skandal Makanan
Pedagang pasar tradisional Taiwan memegang poster memboikot produk Wei Chuan Foods Corp. foto:AFP

Seorang miliuner Taiwan ditahan polisi setempat karena perusahaannya diduga terjerat dalam skandal keamanan pangan yang memicu ditariknya sejumlah produk secara masif di pertokoan.

Wei Ying-chung, mantan CEO Wei Chuan Foods Corp, salah satu unit bisnis perusahaan raksasa Ting Hsin International Group, ditahan atas dugaan penipuan dan pelanggaran keamanan makanan serta dikhawatirkan menghilangkan barang bukti, demikian pernyataan pengadilan.

Wei Chuan dituduh menjual minyak yang harusnya digunakan untuk makanan hewan, dan dilarang dikonsumsi manusia, sebagai gajih dan minyak masak dalam skandal keamanan pangan yang memicu kemarahan masyarakat Taiwan.

Minggu lalu, Wei mundur dari jabatannya sebagai pemimpin perusahaan Wei Chuan dan dua unit bisnis lain setelah dia terjerat dalam skandal makanan di mana lebih dari 60 jenis minyak babi, minyak masak, margarin dan produk lainnya ditarik dari penjualan karena mengandung bahan minyak untuk makanan binatang.

Hingga Jumat (17/10/2014), sekitar 400 ton produk yang tercemar minyak limbah ini telah ditarik dari peredaran di toko-toko.

Grup Ting Hsin, produsen merk mie instan Master Kong yang populer di Tiongkok dan Taiwan, mengatakan pihaknya akan mendonasikan USD 100 juta kepada pemerintah Taiwan atau yayasan yang sudah disetujui pemerintah, sejak konsumen lokal memboikot produknya.

Bulan lalu, Wei Chuan termasuk di antara ratusan perusahaan yang menarik produknya dari rak-rak toko karena kasus skandal limbah minyak, yang akhirnya menjatuhkan menteri kesehatan Taiwan. Wei Chuan juga menarik puluhan ribu botol minyak masak yang dicampur dengan pewarna yang telah dilarang pada akhir 2013. (bst/ram)