Meski Timnas Babak Belur, Presiden Brasil Tetap Bangga

 

Meski Timnas Babak Belur, Presiden Basil Tetap Bangga

Kendati Timnas Brasi gagal mempersembahkan juara dan  gagal dalam perebutan peringkat tiga namun Pemerintah Brasil tetap bangga. Presiden Brasil Dilma Rousseff mengakui negaranya sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 meski timnas mereka gagal mengangkat trofi di negaranya sendiri. 

“Kami mampu menggelar turnamen ini meski banyak yang menilai akan terjadi kerusuhan. Banyak yang mengatakan akan mengerikan,” kata Dilma.

Kekhawatiran Brasil menjadi tuan rumah sempat muncul jelang turnamen digelar dengan melihat masih belum rampungnya pengerjaan sejumlah stadion dan juga banyaknya demonstrasi yang terjadi. 

Namun turnamen yang akan tinggal menyisakan satu laga final, sejauh ini berjalan lancar dan aman meski sempat diwarnai beberapa demonstrasi anti Piala Dunia.  “Akan menjadi perhatian serius untuk pemerintahan saya jika kami kalah di luar lapangan,” lanjutnya. 

Mengenai kekalahan telak Brasil 1-7 atas Jerman, presiden berusia 66 tahun itu meminta kepada timnas untuk menerimanya dan menatap ke depan. 

Dia meminta dilakukannya reformasi terhadap sepakbola Brasil sama seperti yang dilakukan Jerman pasca gagal lolos dari babak grup di Piala Eropa 2000. Meski demikian dia berharap Brasil harus mempertahankan sejumlah pemain bintangnya yang kebanyakan bermain di Eropa dan liga asing lainnya. 

“Kami berada di peringkat keenam atau ketujuh dalam ekonomi dunia dan atlet kami tidak memiliki kemampuan di level atas?” tanya Dilma. (bst/ram)