Meski Kalah, Madrid Tetap Lolos

Meski Kalah, Madrid Tetap Lolos

Real Madrid memastikan satu tiket ke empat besar Liga Champions. Kendati, jalan menuju ke sana diwarnai kekalahan saat lakoni second leg perempat final kontra Borussia Dortmund. Dalam laga yang digelar di kandang Dortmund, Signal Iduna Park, Rabu (9/4/2014) dinihari, Meski kalah, Madrid tetap lolos. Madrid kalah 2-0 dengan agregat gol 3-2 setelah di leg pertama menang 3-0.

Bermain di depan public sendiri, Dortmund tampil lepas tanpa beban. Permainan terbuka mereka mampu merepotkan barisan pertahanan El Real. Memainkan pola 4-5-1, lini tengah Dortmund sangat dominan hal terbukti dengan aliran bola ke lini depan yang lebih banyak. Hadirnya Robert Lewandowski menambah hidup serangan Die Borussen.

Mengejar defisit tiga gol dari Real Madrid, pelatih Jurgen Klopp menginstruksikan anak asuhnya bermain sabar dan terbuka. Sementara Madrid menerapkan permainan menekan sejak awal laga. El Real berpeluang menjauhkan agregat di menit ke-16 saat Lukasz Piszcek melakukan handball di kotak penalti.

Angel Di Maria yang maju sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya. Tendangannya ke arah sisi kiri gawang mampu dibaca kiper Roman Weidenfeller. Skor masih imbang 0-0.

Gagalnya tendangan penalti Di Maria ternyata meningkatkan kepercayaan diri skuad Die Borussen.

Hasilnya, Dortmund mampu membuka asa di menit ke-24. Berawal umpan panjang dari Lukasz Piszczek, bola lambung salah diantisipasi Pepe.

Bermaksud membuang bola dengan sundulan, si kulit bundar malah jatuh ke kaki Marco Reus yang dengan mudah mengecoh Iker Casillas yang juga telah mati langkah.

Unggul satu gol membuat tuan rumah semakin bernafsu menambah gol. Madrid sendiri seperti kehilangan ritme permainan dan lebih banyak memainkan bola di setangah lapangan.

Publik tuan rumah kembali bergemuruh di menit ke-36 menyambut gol kedua Marco Reus. Berawal dari penetrasi Lewandowski di sisi kanan kotak penalti Madrid, pemain Polandia itu melepaskan tendangan yang masih membentur tiang kiri bawah, bola pantulan langsung disambar Reus yang tanpa kesulitan melesakan bola ke gawang yang telah kosong, agregat berubah jadi 3-2.

Marco Reus benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan El Real. Di menit ke-42, ia hampir saja mencetak hattrik kalau saja sepakannya dari luar kotak penalti gagal diblok Casillas.

Hingga turun minum, skor 2-0 untuk Dortmund tak berubah.

Memasuki babak kedua, Gareth Bale mendapat peluang emas mencetak gol di menit ke-49. Penetrasinya di sisi kanan pertahanan Dortmund diakhiri sebuah sepakan kaki kiri keras yang masih bisa dimentahkan Weidenfeller.

Usai peluang Bale tersebut kedua tim bermain terburu-buru dalam mengalirkan bola. Setengah jam laga berjalan, El Real yang mengandalkan penyerangan lewat sisi sayap kanan yang diisi Bale, kembali meraih peluang.

Melewati dua bek Dortmund, Bale memberikan umpan mendatar dari sisi kiri kotak penalti, sayang tak ada yang menyambut.

Dortmund mulai bisa mengendalikan jalannya laga, permainan cepat satu-dua sentuhan serta umpan terobosan diterapkan anak asuh Jurgen Klopp.

Die Borussen hampir saja menyamankan agregat di menit ke-65. Berawal dari umpan terobosan Marco Reus kepada Henrik Mkhitaryan di sisi kanan pertahanan El Real, mampu mengecoh Casillas bola kiriman Mkhitaryan masih membentur tiang bawah gawang.

Tiga menit berselang, Casillas kembali melakukan penyelamatan gemilang saat membendung tendangan jarak dekat Reus.

Tak sampai disitu, Mkhitaryan kembali mendapat peluang emas. Menyambut umpan mendatar Reus dari sisi kiri kotak penalti Madrid, bola sepakannya masih bisa dimentahkan Casillas.

Menyisakan 10 menit terakhir, Madrid lebih banyak menumpuk pemain dia area pertahanan untuk mengamankan agregat 3-2. Mereka hanya sesekali melakukan serangan balik. Salah satunya di menit ke-82, usaha Benzema masih belum menemui sasaran.

Dortmund yang membutuhkan satu gol tambahan untuk memaksakan babak pertambahan terlihat kesulitan menembus barisan pertahanan Madrid.

Hingga peluit akhir berbunyi, tak ada gol tambahan di babak kedua. Dortmund menang 2-0 namun harus tersingkir karena kalah agregat 3-2. Meski kalah, Madrid tetap lolos .(ram)

Susunan Pemain:

Borussia Dortmund: Roman Weidenfeller; Arne Friedrich, Mats Hummels, Kirch, Lukasz Piszczek (Pierre Aubameyang 81′), Durm; Marco Reus, Jojic, Grosskreutz, Robert Lewandowski. Pelatih: Jurgen Klopp.

Real Madrid: Iker Casillas; Pepe, Sergio Ramos, Fabio Coentro, Dani Carvajal; Gareth Bale, Xabi Alonso, Luca Modric; Angel Di Mara (Casemiro 73′), Asier Illarramendi (Isco 45′), Karim Benzema. Pelatih: Carlo Ancelotti.