Meski Covid-19 Melandai, Bantuan ke Pemkot Surabaya Terus Mengalir

Meski Covid-19 Melandai, Bantuan ke Pemkot Surabaya Terus Mengalir

foto:humas pemkot surabaya

Meski kasus Covid-19 di Kota Surabaya terus melandai, namun bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengalir. Kali ini, bantuan itu datang dari Universitas Ciputra berupa baju hazmat sebanyak 2.680 pcs dan dari UNIQLO Indonesia berupa 712 ribu buah alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari baju hazmat, masker medis dan masker KN95.

Bantuan itu diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (21/10/2020). Awalnya, bantuan dari Ciputra yang diserahkan kepada Wali Kota Risma dan dilanjutkan bantuan dari UNIQLO Indonesia.

“Terima kasih banyak ya, tolong sampaikan salam saya kepada Pak Rektor (Universitas Ciputra),” kata Wali Kota Risma kepada perwakilan Ciputra yang menyerahkan bantuan tersebut. Mereka juga diberi kenang-kenangan khas Surabaya oleh Wali Kota Risma.

Selanjutnya, giliran bantuan dari UNIQLO Indonesia yang diserahkan. Saat itu, Wali Kota Risma juga menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya karena sudah membantu. “Terimakasihn atas bantuannya, semoga Tuhan yang membalasnya,” ujar Wali Kota Risma sembari memberikan kenang-kenangan pula kepada perwakilan dari UNIQLO Indonesia itu.

Yugo Shima COO UNIQLO Indonesia mengatakan pada kesempatan ini 712 ribu buah APD. Ia mengaku memilih membantu ini karena dia sebagai salah satu brand yang sudah hadir di Surabaya sejak tahun 2013 silam dan sudah ada 33 toko yang tersebar di seluruh kota di Indonesia.

“Sebelumnya kita juga sudah memberikan bantuan atau donasi ribuan masker melalui BNPB, dan sekarang berdonasi lagi karena memang melihat beberapa kasus yang tersebar di luar Jakarta, salah satunya di Kota Surabaya, makanya sebagai salah satu brand yang hadir untuk masyarakat, kami juga hadir untuk menanggapi dan menanggulangi Covid-19 ini,” kata dia.

Oleh karena itu, ia berharap bantuan ini dapat membantu para pekerja medis yang berada di garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19. Walaupun dia juga menyadari bahwa yang dilakukan oleh Wali Kota Risma dalam menangani Covid-19 ini sudah cukup baik, sehingga kasusnya sudah mulai melandai saat ini.

“Jadi, walaupun Bu Risma sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menangani Covid-19 ini hingga kasusnya melandai, tapi kan masih ada kasus yang terjadi sampai saat ini, sehingga kami berharap ini bisa sedikit membantu, terutama para tenaga medis yang langsung menangani pasien Covid-19. Tentu, ini diharapkan dapat membantu,” imbuhnya.

Setelah menerima bantuan itu, Wali Kota Risma langsung membagi-bagikan bantuan itu untuk disebarkan ke puskesmas dan berbagai rumah sakit di Kota Surabaya, baik rumah sakit milik pemkot maupun rumah sakit swasta. (wh)