Mercon Dilarang Beredar di Surabaya

Mercon Dilarang Beredar di Surabaya
foto umar alif/enciety.co

Ingin agar masyarakat Kota Pahlawan dapat lebih khusyuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan tahun ini, Polrestabes Surabaya akan melaksanakan pengawasan penggunaan dan peredaran mercon atau petasan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Yan Fitri Halimansyah mengatakan pihaknya melaksanakan pemantauan mercon dan petasan berhulu ledak besar berdasarkan instruksi dari Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti.

“Instruksi Kapolri sudah jelas bahwa masyarakat dilarang melakukan aktifitas menjual dan menyulut mercon. Yang boleh hanya kembang api dan penjual sudah harus mengantongi ijin menjual,” kata Kombes Pol Yan Fitri, Jumat (19/6/2015).

Dengan adanya instruksi ini, pihak Polrestabes Surabaya meneruskannya kepada polsek jajaran untuk melakukan pengawasan lewat patroli.

“Untuk masyarakat yang menggunakan mercon dan petasan, polisi akan melakukan penindakan berupa peringatan dan teguran. Untuk pengedar dan produsennya, Mabes Polri menginstruksikan untuk menindak tegas,” terusnya.

Ia berharap agar segenap jajaran untuk memperhatikan instruksi yang telah dikeluarkan agar masyarakat kota Surabaya dapat dengan tenang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

“Tugas kami menciptakan suasana aman dan tenang agar Surabaya. Bila masyarakat mengetahui ada peredaran mercon atau petasan laporkan pada kami,” tandasnya. (wh)