Merawat Jerawat, Ini yang Perlu Diperhatikan

Merawat Jerawat, Ini yang Perlu Diperhatikan

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan cuci rambut (keramas) ternyata berkaitan dengan tumbuhnya jerawat di wajah.  Pasti Anda berpikir, apa hubungan antara kulit kepala dan kulit wajah? Ternyata, erat kaitannya!

Kulit kepala yang berketombe menyebabkan rambut jadi kotor. Oleh karena rambut terletak sangat dekat dengan wajah, akhirnya sering terjadi sentuhan yang membuat wajah terpapar ketombe. Sehingga kulit di bagian wajah “tertular” menjadi kotor dan kusam. Maka dari itu, usahakan untuk rutin merawat rambut agar sehat dan bersih. Salah satunya adalah dengan mencuci rambut secara teratur. Apabila memungkinkan lakukan setiap hari.

Selain itu, ada beberapa tips yang juga perlu diperhatikan agar jerawat tak mudah  tumbuh di wajah Anda.  Perhatikan catatan di bawah ini:

Jangan berbagi handuk
Berbagi handuk adalah pelanggaran utama pada aturan dasar kebersihan tubuh. Usahakan untuk tidak menggunakan handuk orang lain saat mengeringkan tubuh dan wajah. Sebab, apabila teman Anda berjerawat atau memiliki penyakit kulit menular lainnya, dipastikan potensi Anda tertular sangatlah tinggi.

Jangan menyentuh daerah yang berjerawat dengan tangan
Saat jerawat dalam fase matang, hindarilah mengusap atau menyentuh bagian wajah yang berjerawat dengan tangan. Pasalnya tangan Anda belum tentu higienis sepanjang waktu. Sebab, tanpa disadari, telapak tangan kita pastinya sering menyentuh macam-macam benda yang diragukan unsur kebersihannya. Menurut sebuah studi, kuman dan kotoran lebih banyak melekat di telapak tangan.

Selain itu, jangan coba-coba memaksa jerawat untuk pecah dengan cara dipencet. Sebab, cara ini dapat membuatnya semakin radang dan membesar.

Hormon tidak seimbang
Faktor-faktor seperti ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan jerawat hadir semakin banyak. Pemicu timpangnya kadar hormon pada seorang wanita adalah kehamilan, menopause, dan keluhan hormon lainnya.

Stres dan beban pikiran
Stres adalah alasan dari sejumlah gangguan yang membuat permasalahan pada kulit semakin parah. Meskipun hubungan antara kondisi stres dan kehadiran jerawat masih diperdepatkan hingga sekarang, tetapi tidak sedikit penelitian yang membuktikan bahwa saat seorang wanita stres dan merasa tertekan, peningkatan kuantitas jerawat pada wajah bergulir pesat.

Orang dewasa juga bisa jerawatan 
Remaja adalah sasaran paling strategis untuk “perkembangbiakkan” jerawat. Namun, bukan berarti mereka yang telah menginjak usia matang imun terhadap jerawat. Sebaliknya, sebagian kecil dari mereka justru masih berjerawat karena malas membersihkan wajah. Sangat disayangkan, bukan?

Membersihkan kotoran dengan air putih
Air mineral mampu mengeluarkan racun dalam tubuh, dan dapat menjaga kelembaban kulit. Maka dari itu, konsumsilah air putih sesuai anjuran pakar kesehatan, yakni dua liter atau lebih kurang delapan gelas dalam satu hari.

Tidur malam delapan jam
Sudah bukan rahasia lagi, bahwa istirahat dan tidur malam yang cukup dapat menjadikan kulit wajah terlihat lebih segar. Menurut Dr Preeti Devnani, Pakar Neurologi, saat kita tertidur, sel-sel kulitw di wajah mengalami regenerasi atau preremajaan kulit dan mencegah penuaan dini.

Ketika tidur malam Anda kurang, maka proses regenerasi ini tidak berjalan sempurna, atau bahkan sama sekali tidak beregenerasi.  (ram)