Merasa Tak Dihargai, Pelatih Iran Mengundurkan Diri

 

Merasa Tak Dihargai, Pelatih Iran Mengundurkan Diri

Pelatih Timnas Iran, Carlos Queiroz mengonfirmasi keputusannya untuk meletakkan jabatan. Keputusan itu diambil Queiroz setelah Iran tersingkir dari Piala Dunia, Kamis (26/6/2014). Queiroz menyebut hubungannya dengan asosiasi sepak bola negara itu sebagai pernikahan sepihak.

“Saya tidak menerima satu tawaran konkret atau proposal menarik untuk bertahan selama 11 bulan terakhir,” kata Queiroz usai pertandingan melawan Bosnia yang berakhir dengan kekalahan 1-3 di pertandingan terakhir Grup F.

“Seperti yang dapat Anda banggakan saya merasa sangat bangga dan merupakan kehormatan untuk bekerja bagi Iran. Saya akan selalu memberi tempat kepada negara ini dan para pemain di hati saya. Saya jatuh cinta kepada mereka (para pemain),” papar Queiroz.

“Namun Anda tidak dapat memiliki pernikahan ketika salah seorang ingin mempertahankan pernikahan dan sayangnya bukan orang-orang di Facebook yang membuat keputusan.”

Para pewarta Iran sendiri memberitahu bahwa begitu banyak harapan agar dirinya bertahan yang diungkapkan melalui media sosial. “Setelah melewati 11 bulan tanpa mendengar apapun, saya terpaksa mengambil keputusan. Saya datang ke sini untuk mengatakan terima kasih kepada Anda semua yang telah mendukung saya dan memberikan kesempatan untuk bekerja bagi Iran kepada saya,” pungkasnya. (bst/ram)