Menyasar Penjualan Bros Manik-Manik Bentuk Bunga

Menyasar Penjualan Bros Manik-Manik Bentuk Bunga

Pelatihan cluster creative industry basic lanjutan Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (13/5/2018). foto: arya wiraraja/enciety.co

Banyak produk kreatif yang dapat diciptakan melalui bahan sederhana seperti kawat wayer. Salah satunya bros manik-manik.

Wiwit Manfaati, koordinator mentor pelatihan cluster creative industry basic lanjutan Pahlawan Ekonomi, menjelaskan bros manik-manik yang dibuat kali ini mengombinasikan manik-manik dengan batu alam. Untuk modelnya berbentuk bunga.

“Materi ini sengaja kita pilih karena menjelang Ramadan dan Lebaran penjualan bros meningkat. Terlebih bros bentuk bunga. Hal itu seiring dengan tingginya permintaan akan produk hijab dan kerudung,” tutur Wiwit di Kaza City Mall, Minggu (13/5/2018).

Wiwit lalu menjelaskan, untuk membuat produk bros kombinasi batu alam dan manik-manik, bahan dan alat yang dibutuhkan adalah kawat wayer ukuran kecil, manik-manik kayu, batuan alam, dan tang potong.

Cara membuatnya, terang Wiwit, rangkai kawat wayer, manik-manik dan batuan alam hingga menyerupai bunga. Lalu lekatkan dengan menggunkan kawat wayer yang telah disediakan.

“Agar lebih kuat atau tahan lama, kita gunakan simpul lilit dan ikat untuk membuatnya. Karena dengan simpul lilit dan simpul ikat, kita juga tidak akan kesulitan membentuk model kelopak bunga pada bros,” jelas dia.

Wiwit juga mengungkapkan nilai ekonomi yang dapat diraup menjual bros kombinasi manik-manik dan batuan alam ini. Kata dia, di pasaran harga rata-rata produk ini Rp 20 ribu ke atas.

“Dengan harga rata-rata tersebut, kita dapat laba sekitar 70 persen dari modal yang dikeluarkan,” cetus dia. (wh)