Menyaru Pendeta, Wartawan Masuk Ruang Rawat Schumacher

Menyaru Pendeta, Wartawan Masuk Ruang Rawat SchumacherBerbagai cara dilakukan para wartawan Jerman untuk mengetahui perkembangan terbaru kondisi Michael Schumacher yang sedang menjalani perawatan intens di rumah sakit CHU, Prancis. Seorang wartawan bahkan menyamar menjadi seorang pendeta.

“Seorang wartawan berpakaian layaknya pendeta mencoba untuk bisa masuk ruang rawat Michael Schumacher. Saya tidak pernah membayangkan peristiwa seperti ini bisa terjadi,” kata manajer Schumacher, Sabine Kehm, seperti dilansir Guardian.

Kehm mengungkapkan sang pelaku diketahui merupakan wartawan dari situs berita ternama Jerman, Die Welt. Saat identitas aslinya terbongkar, wartawan yang sempat masuk ruang rawat Schumi itu langsung digelandang ke luar ruangan.

Dokter ahli bedah otak yang juga sahabat dekat Schumacher, Gerard Saillant, berharap peristiwa ini tidak terulang karena bakal mengganggu proses pemulihan Schumacher. Dan meminta keluarga Schumacher tidak terlalu menekan tim medis.

“Kita semua dapat melakukan apapun yang terbaik untuk membantu Schumacher memenangkan pertarungan yang sulit ini. Yaitu dengan meninggalkan para dokter bertugas dengan tenang. Karena kami tidak menyembunyikan informasi apapun.”

Kondisi medis Schumacher saat ini dikabarkan belum terlalu baik setelah menjalani operasi kedua. “Kondisinya membaik dibanding kemarin. Tapi kami tidak bisa mengatakan bahwa dia sudah keluar dari bahaya,” kata Kepala Anaesthetician, Jean Francois Payen.

Dukungan Mengalir

Menyaru Pendeta, Wartawan Masuk Ruang Rawat Schumacher

Pembalap Ferrari, Fernando Alonso, menyampaikan ungkapan kesedihan terkait kecelakaan parah yang menimpa legenda Formula 1, Michael Schumacher, saat bermain ski di kawasan Meribel, Prancis.

“Semoga cepat sembuh Michael. Saya berharap segera mendengar kabar baik darimu, manusia tangguh,” kata pembalap asal Spanyol itu seperti dilansir Marca.

Juara Formula 1 musim ini, Sebastian Vettel, mengaku terkejut dengan kabar buruk ini. “Saya sangat terkejut dan berharap dia pulih sesegera mungkin. Saya pun berharap keluarganya diberi kekuatan di situasi buruk ini.”

Meski harapan hidup Schumacher semakin menipis, pembalap asal Inggris, Jenson Button, tetap memberikan dukungan. “Dukungan saya kepada Michael Schumacher di situasi sulit ini. Ketangguhan Michael melebihi orang lain untuk melewati kondisi parah ini.” (viva/bh)