Menteri Susi Puji Kualitas Garam Madura

 

AS Apresiasi Kinerja Menteri Susi Berantas Illegal Fishing

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan hasil dari uji laboratorium di dalam negeri diketahui kadar garam rakyat Madura sebesar 95,4 persen. “Selama ini kualitas dinilai tidak bagus, padahal setelah setelah dicek di laboratorium Universitas Indonesia (UI), kualitasnya sangat bagus,” kata Menteri Susi.

Ia mengatakan jika melakukan uji laboratorium di Indonesia dinilai kurang bisa dipercaya, maka pihaknya akan menggunakan laboratorium independen hingga tiga laboratorium, sehingga keakuratannya bisa dipertanggungjawabkan. “Saya mengaku curiga dengan hasil uji laboratorium yang menyebutkan bahwa garam Indonesia belum layak dijadikan garam industri dengan alasan kualitasnya rendah, apalagi dihargai dengan harga yang sangat murah,” tuturnya.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas dan harga garam rakyat dengan melakukan geo membran, namun jika tindakan itu tidak berhasil maka harus ada evaluasi dari semua pihak.

“Saya juga mengimbau para importir untuk segera menggunakan garam dalam negeri, supaya harga garam rakyat semakin bagus. Jika harga garam rakyat bagus, maka petani akan sejahtera. Namun jika tidak, lebih baik ditutup saja dan mengganti pekerjaan baru karena percuma saja jika kualitas bagus dan jelek dihargai sama sekitar Rp200 per kg,” paparnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari sampel garam rakyat hasil petani Madura ke laboratorium luar negeri. Uji laboratorium itu dilakukan untuk mengetahui kadar NaCl yang dikandung.  “Laboratorium yang kami pilih adalah Jerman dan Singapura, agar tidak ada dugaan kepentingan oknum tertentu dan akan dibuktikan bahwa kualitas garam rakyat bisa menyuplai industri,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan sampel yang dikirim terdiri dari tiga karung. Satu karung geomembran berumur 13 hari diambil dari gudang, satu karung geomembran berumur 14 hari diambil dari ladang, dan satu karung garam diambil dari ladang tanpa geomembran berumur 14 hari. (ant/bst)