Menteri Darmin: Tak Benar Upah Buruh Naik Tiap 5 Tahun

darmin nasution

Menko Perekonomian Darmin Nasution membantah isu yang menyebutkan bahwa pemerintah akan menaikkan upah buruh di negeri ini, setiap lima tahun sekali. Bantahan itu disampaikan Darmin saat memberikan keterangan pers tentang penerbitan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap IV di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2015). “Ada isu, upah pekerja naik setiap lima tahun sekali. Tidak,” kata Darmin.

Darmin mengatakan, pemerintah justru memastikan bahwa negara hadir dalam bentuk jaring pengaman sosial melalui upah minimun dengan sistem formula.

Kehadiran negara, lanjutnya, untuk memastikan bahwa buruh tidak jatuh dalam upah murah dan pengusaha mendapatkan kepastian dalam berusaha. “Dengan kebijakan ini juga dipastikan upah buruh naik setiap tahun, dengan besaran kenaikan yang terukur,” katanya.

Menurut Darmin, negara juga hadir dalam bentuk pengurangan beban pengeluaran hidup melalui kebijakan-kebijakan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, yang sering dilupakan seolah-olah, fasilitas itu tidak ada hubungannya satu sama lain. “Ini semua berkaitan,” katanya.

Selain itu, lanjut Darmin, negara hadir dalam bentuk pembinaan dan pengawasan terhadap berlangsungnya dialog sosial bipartit antara pengusaha dan pekerja sehingga tidak perlu harus membuang tenaga dan waktu panjang lebar. “Yang namanya kebutuhan hidup layak, bagaimana pun sudah berjalan selama ini berdasarkan metode dan kesepakatan yang sudah ada. Itu dipakai oleh formula ini sebagai basis bahwa upah minimum di suatu provinsi pada tahun berjalan, itu adalah basis dasar untuk tahun depannya,” pungkasnya. (bst)