Mensos : Pemerintah Berikan Ganti Rugi Korban Kelud

Mensos: Pemerintah Berikan Ganti Rugi Korban Kelud

Pemerintah menjamin akan memberikan ganti rugi pada korban erupsi Gunung Kelud (1.730) Kabupaten Kediri, Jatim.

“Bantuan sudah sejak awal ketika mulai ada pengungsi, untuk bahan bangunan totalnya sekitar mendekati Rp 4 miliar,” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di lokasi pengungsi Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Minggu (16/2/2014).

Anggaran itu akan diberikan pada tiga daerah terdampak langsung erupsi Gunung Kelud, yaitu Kabupaten Kediri dengan anggaran sekitar Rp1,7 miliar, Kabupaten Blitar di atas Rp1 miliar, dan Malang sekitar Rp740 juta.

Pihaknya menyebut, koordinasi pemerintah daerah setempat serta seluruh jajaran dan relawan cukup bagus, sehingga dapat langsung mengevakuasi warga pascakenaikan status dari semula siaga menjadi awas.

Dikatakan, pemerintah pasti akan memberikan bantuan kepada warga terdampak erupsi Gunung Kelud. Hal itu juga berdasarkan arahan dari Presiden.

“Pasti rumah yang hancur, rusak, akan mendapatkan perhatian, nanti diperbaiki atau dibangun kembali,” ucapnya.

Namun, sampai saat ini belum mendapatkan kepastian data baik warga yang meninggal dunia, terluka, ataupun yang bangunan yang rusak.

Ia berharap musibah yang terjadi ini, seperti gunung meletus, membuat masyarakat juga semakin solid. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Menteri sosial datang menyampaikan bantuan untuk kebutuhan para pengungsi. Ia juga memantau langsung kebutuhan para pengungsi, serta memantau aktivitas para relawan saat memasak. Bantuan makanan yang akan diberikan kepada para pengungsi antara lain nasi, sayur, lengkap dengan lauknya, sarden.

Gunung Kelud mengalami erupsi, setelah sebelumnya terjadi gempa tremor sampai enam jam. Gunung itu dinyatakan erupsi pada Kamis (13/2) pukul 22.56 WIB, setelah statusnya naik dari semula waspada menjadi awas dan mengeluarkan material vulkanik seperti batu, kerikil, serta debu. (ant/bh)