Menpora Resmi Bekukan PSSI

DSC06131
Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi dibekukan. Pembekuan dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui suratnya bernomor 0137 tahun 2015 dan ditandatangani Menteri Imam Nahrawi.

Dalam surat tersebut, Menpora memberikan sanksi administratif kepada PSSI yakni semua aktifitasnya tak lagi diakui Pemerintah. Selain itu, apapun keputusan dan kegiatan PSSI dianggap tidak sah. “Setiap Keputusan dan/atau tindakan yang dihasilkan oleh PSSI termasuk Keputusan hasil Kongres Biasa dan Kongres Luar Biasa tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, tidak sah dan batal demi hukum bagi organisasi, Pemerintah di tingkat pusat dan daerah maupun pihak-pihak lain yang terkait,” demikian kutipan Surat Keputusan Kemenpora tertanggal 17 April 2015 itu.

Alasannya, PSSI nyata-nyata secara sah dan meyakinkan telah terbukti mengabaikan dan tidak mematuhi kebijakan Pemerintah melalui Teguran Tertulis yang sudah tiga kali dilayangkan Kemenpora.

Sebelumnya, Kemenpora sudah melayangkan tiga kali teguran kepada PSSI. Teguran ketiga dilayangkan pada Kamis (16/4). Namun hingga Jumat (18/4) PSSI belum juga menjawab teguran tersebut. Keputusan ini merupakan buntut dari kebijakan PSSI yang tidak mengakui hasil rekomendasi BOPI untuk tidak meloloskan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya.

Di Surabaya, keputusan Menpora ini disambut sujud syukur sekitar 10 ribu bonek pendukung Persebaya 1927 yang menggelar aksi di depan Hotel JW Marriot, teman berlangsungnya kongres PSSI. Begitu surat itu dibacakan oleh Presidium Bonek 1927 Andi Peci, ribuan massa kemudian bergerak, kembali ke Gelora 10 November Surabaya. (ram)