Menjahit Saku Sesuai Model Busana

Menjahit Saku Sesuai Model Busana

foto:arya wiraraja/enciety.co

Mempelajari aneka bentuk saku pada jahitan menjadi materi yang diajarkan dalam acara pelatihan jahit modes Pejuang Muda Surabaya, Sabtu (22/6/2019).

Nanik Heri, koordinator mentor, menjelaskan jika bentuk saku ini hampir sama dengan bentuk kerah. Artinya,  bentuknya harus tepat dan sesuai model busana.

“Contohnya busana resmi seperti jas atau gaun, sakunya harus sesuai. Sekarang coba bayangkan jika kita buat gaun lalu saku yang kita buat saku untuk kemeja, apa tidak lucu bentuknya,” ujar Nanik di sela acara pelatihan yang diadakan di Kaza City Mall.

Nanik lalu mencontohkan beberapa contoh busana dan saku yang bisa dipadukan. Di antaranya kemeja, saku yang bisa dibentuk atau digunakan adalah saku luar. Sedangkan untuk saku dalam dapat digunakan untuk busana kemeja resmi yang biasa dipadukan blazer atau kemeja batik.

“Kalau saku luar, kemeja jadi terlihat lebih casual. Namun jika kita pakai saku dalam kemeja jadi terlihat lebih resmi. Contoh lagi blazer. Kalau blazer atau jas ini kita pakai saku dalam karena memang busana ini digunakan untuk acara resmi,” tegas Nanik.

Meski terlihat sederhana, untuk membuat saku butuh ketelitian. Nanik menjelaskan jika cara yang digunakan juga khusus alias lebih detail. Salah satunya, menyamakan motif kain dan serat kain yang digunakan untuk saku dengan bagian busana tempat saku dipasang.

“Intinya, kita harus detail dan rapi. Kalau motif saku dan kain bagian busana yang akan kita beri saku tidak sama, hasil produk jahitan kita akan tidak rapi. Jadi, selain mendesain sakunya, sebisa mungkin kita teliti dan lihat terlebih dulu bagian mana yang akan kita beri saku,” terangnya.

Tidak hanya itu saja, Nanik juga menjelaskan bentuk saku yang terbilang sulit dibentuk. Yaitu, saku model dalam untuk busana resmi. Saku jenis ini butuh model dan tempat yang tepat saat membuatnya.

“Untuk membuat saku dalam ini kita harus dua kali kerja. Pertama, menjahit sakunya. Kkdua, menempel saku dengan busana. Jadi selain melihat motif kain busana, kita juga harus berhati-hati dan harus rapi saat menempelkan saku. Supaya produk kita dihargai, kita juga harus detail, teliti, dan telaten,” papar Nanik. (wh)