Menjahit dengan Kain Hycom di Cluster Creative Industry

Menjahit dengan Kain Hycom di Cluster Creative Industry

Pelatihan menjahit Creative Industry di Kaza City, Jalan Kapas Krampung, Surabaya, Minggu (24/4/2016). foto: arya wiraraja/enciety.co

Pelajaran terakhir bagi puluhan usaha kesil menengah (UKM) Pahlawan Ekonomi ibu-ibu yang tergabung dalam cluster Creative Industry adalah menjahit. Ini setelah Atiek Dasar Sumarhadi menyelesaikan empat kali pertemuan. Pada pertemuan pertama, UKM diajari mengukur. Pertemuan kedua memecah dan mengukur pola. Pertemuan ketiga, mengukur pola.

“Ini adalah pelajaran terakhir bagi ibu-ibu, yaitu menjahit dengan kain hycom. Diharapkan selesai ini, mereka akan bisa menbuat baju guna mengangkat perekonomian keluarga mereka,” kata Atiek Dasar Sumarhadi yang menjadi instruktur di Kaza City, Jalan Kapas Krampung, Surabaya, Minggu (24/4/2016).

Menurut pemilik usaha jahitan Fash & Co yang berlokasi di Jalan Ngagel Wasono 4/20, Surabaya ini, pelajaran ini dengan kain yang telah diberikan kepada para peserta bila diterapkan dan dipelajari dengan sungguh-sungguh maka ibu-ibu PE tersebut sudah bisa.

Karena apa yang telah diajarkannya hingga empat kali pertemuan tersebut sudah mencakup kesemuanya. “Pelajaran ini sudah tingkat dua lho atau bisa dikatakan terampil bila ikut kursus menjahit di luar. Kalau kursus kan ibu-ibu diajari dari dasar, terampil dan mahir. Untuk bisa dikatakan mahir bila ibu-ibu ini sudah bisa membuat sebuah jas,” terangnya.

Ia mengharapkan, ibu-ibu yang baru belajar menjahit ini harus banyak-banyak untuk latihan di rumah. Karena menjahit harus dilatih secara berkesinambungan. Bila tidak dilatih dikhawatirkan akan sia-sia.

Atiek juga memuji para peserta pelatihan menjahit di Pahlawan Ekonomi  ini sangat telaten. Mulai dari teori yang diberikan kepada mereka relatif mudah karena bila pakai teori seperti kebanyakan atau di kursus, dikhawatirkan ibu-ibu ini akan malas karena kebanyakan teori.

“Tetapi hasilnya saya lihat sudah  bagus dan tidak kalah dengan les menjahit di luar, lho? Lihat saja sendiri,” cetusnya, bangga.

Dirinya sendiri  meminta kepada ibu-ibu yang kurang paham bisa datang ke rumahnya dan akan diajarkan secara gratis. “Tapi harus minimal tiga orang maksimal lima orang karena waktunya sempit,” pintanya sambil menyebutkan no handphone yang bisa dihubunginya, yaitu 081230745181. (wh)