Mendikbud Jamin Tak Ada Kebocoran Naskah Unas

Mendikbud Jamin Tak Ada Kebocoran Naskah Unas
Mendikbud M Nuh saat melaksanakan sidak di Polrestabes Surabaya, Sabtu (5/4/2014).

 

Kabar adanya kebocoran naskah ujian nasional (Unas) SMK, MA, dan SMA di Jatim memantik reaksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhammad Nuh.

Sabtu (5/4/2014), dia melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan bahwa soal UN SMA yang telah didistribusikan di Surabaya disimpan di tempat aman.

Bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Supradjo Wirdjo Sumardjo, M Nuh melihat ruangan Binmas Polrestabes Surabaya. Disana ia langsung mengecek pintu yang tersegel dan gembok ruangan yang juga tersegel.  

Hasilnya, Nuh memastikan kalau isu bocoran soal tidak benar. “Itu hanya ulah orang-orang tidak bertanggung jawab yang ingin memanfaatkan momen untuk mencari keuntungan pribadi,” tegas Nuh.

Untuk diketahui, jelang Unas beredar kabar menggempatkan di Jatim. Dimana  ada bocoran jawaban yang dijual seharga Rp 200 ribu per paket. “Saya pastikan tidak benar. Itu  hanya penipuan saja,” tandas mantan rector ITS Surabaya itu.

Kata Nuh, sejauh ini tidak ada jawaban yang bocorSehingga jawaban yang beredar tersebut bukan jawaban yang sebenarnya. Yang beredar hanya jawaban namun itu bohong karena tidak ada soalnya. Misalnya nomer 1 jawabannya A. Nomer dua jawabannya C, tetapi tidak ada pertanyaan soal. “Ini jelas-jelas penipuan. Orang tua dan siswa diharapkan tidak terpengaruh itu,” tunjuknya.

Nuh mengharapkan agar para siswa yang akan mengikuti serius untuk belajar dan tidak terpengaruh dengan beredarnya kabar jawaban tersebut.

Naskah Unas tiba sejak Jumat (4/4/2014) lalu, yang diangkut tiga mobil box mendapatkan pengawalan ketat polisi. Di ruangan penyimpanan naskah Unas ini sendiri, ruangan dijaga oleh 12 personel dengan 3 gembok yang dipegang oleh Pihak polisi, Dinas pendidikan dan pihak Perguruan Tinggi.

Menurut Nuh, distribusi naskah telah terkirim semua ke daerah-daerah. “Sudah terdistribusikan di kota masing-masing. Tinggal pelaksanaannya saja,” tandasnya. (wh)