Menabung Saja Tak Cukup, Berinvestasilah!

Menabung Saja Tak Cukup, Berinvestasilah!

Ratna Ayu, peneliti Enciety Business Consult

Selama ini, ada anggapan bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh mereka yang punya banyak duit dan berlebih. Anggapan tersebut tentu tidak benar. Pasalnya, saat ini semakin banyak jenis investasi yang menawarkan kemudahan. Salah satunya ada pada reksadana.

Sebagian besar masyarakat masih lebih memilih menyimpan uang dalam bentuk tabungan di bank dibandingkan diinvestasikan. Padahal jika dilihat dari inflasi, pada tahun 2013 yang mencapai 8,38 persen dan 8,36 persen di tahun 2014, hal ini tentu membuat nilai tabungan masyarakat makin menurun karena tingkat suku bunga bank yang hanya mencapai 5,5 persen hingga 6,0 persen per tahun.

Sudah saat saatnya masyarakat melirik reksadana. Reksadana bisa menjadi alternatif bagi investor pemula yang minim modal. Ini karena penyertaan dana awal bisa dimulai dari Rp 100.000 dengan return mencapai 8 persen per tahun, bahkan hingga 25 persen bergantung jenisnya.

Selain itu, bagi yang masih awam dengan investasi, ada manajer investasi (MI) yang mendapat izin Bappepam untuk mengelola reksadana. Transparansi uang nasabah juga bisa dimonitoring melalui laporan harian yang dipublikasikan di media dan jika dibandingkan deposito atau IHSG, hasil reksadana lebih menguntungkan bergantung dari jenisnya.

Namun, seperti instrumen investasi lainnya, yang perlu diingat adalah semakin tinggi return-nya, maka semakin tinggi risikonya. Karena itu, jangan sampai tergiur dengan investasi yang menawarkan return tinggi namun tanpa ada risiko. (wh)