Membedakan Menabung dan Berinvestasi

Membedakan Menabung dan Berinvestasi

Kepala BEI Jatim Dewi Sriana. foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelaku usaha harus dapat membedakan antara Investasi dan tabungan. Investasi adalah simpanan untuk jangka panjang. Sedangkan tabungan merupakan simpanan untuk jangka pendek.

“Sebagai pelaku usaha kita wajib memiliki keduanya,” cetus Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jatim Dewi Sriana dalam acara pelatihan Pahlawan Ekonomi & Pejuang Surabaya bertajuk “Cerdas Investasiku Cerah Masa Depanku”,  di Kaza City Mall, (21/4/2019).

Dewi lalu menjelaskan, saat ini banyak orang yang menganggap jika tabungan merupakan investasi. Ini tidak ada salahnya, namun pemahaman ini kurang tepat.

“Dana kita ditabungan bisa berkurang nilainya. Penyebabnya karena inflasi. Makin tahun nilai uang kita bakal menurun. Maka cara yang tepat adalah dengan menginvestasikan uang kita di pasar modal,” ujar Dewi.

Kata dia, investasi juga punya risiko. Contohnya, properti. Risikonya bakal rusak, tidak likuid, dan sangat sulit dijual jika kita butuh dana segar. Lalu, investasi logam mulia seperti emas, juga punya kelemahan. Risikonya bakal ada penyusutan nilai ekonomi.

“Intinya, makin besar hasil yang disasar, makin besar pula risiko yang dihadapi. Jadi, kita harus bijak jika ingin berinvestasi,” tegas Dewi.

Sementara itu, Manager Manulife Aset Management Indonesia Rudi Basuki, Area Surabaya mngatakan, pelaku usaha diharuskan memiliki banyak aset investasi.

“Intinya, jangan taruh telur dalam satu keranjang. Karena jika keranjang kita jatuh, kita tidak bisa makan. Contoh ini menggambarkan jika kita harus punya banyak tempat berinvestasi. Karena jika ada musibah, kita punya cadangan dana,” papar dia.

Seiring dengan perkembangan teknologi, imbuh dia, pola investasi juga telah berkembang. Dulu, investasi dilakukan dengan cara membeli aset. Contohnya emas, perak, berlian dan lain sebagainya. Namun saat ini investasi bisa dilakukan dengan cara membeli surat berharga, seperti saham, obligasi, dan lain sebagainya.

Membedakan Menabung dan Berinvestasi
Manager Manulife Aset Management Indonesia Rudi Basuki. foto:arya wiraraja/enciety.co

“Sekarang, investasi dilakukan dengan cara membeli surat berharga, semacam surat obligasi, saham lewat perangkat digital,” tegasnya.

Seperti investasi reksadana Manulife, kata dia, punya aplikasi KlikMAMI yang memudahkan untuk berinvestasi. “Jadi, tinggal akses lewat smartphone kita sudah bisa berinvestasi,” pungkas Rudi. (wh)