Memanfaatkan Group Jual Beli di Facebook

Memanfaatkan Group Jual Beli di Facebook

Niko Amadja dari tim trainer Facebook, tampil dalam pelatihan digital marketing Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda, Sabtu (29/7/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Untuk menjamin kenyamanan para pelaku usaha, Facebook telah menyiapkan berbagai fitur menarik yang dapat digunakan untuk pemasaran. Di antaranya adalah fitur group jual beli Facebook. Fitur tersebut merupakan alat yang memudahkan para pengguna Facebook, terutama para pelaku usaha, untuk dapat saling bertukar keterangan mengenai produk dan usaha.

“Dalam fitur tersebut, para pelaku usaha dapat detail saling bertukar informasi dan deskripsi produk, harga produk, lokasi toko, dan gambar produk,” terang Niko Atmadja dari tim trainer Facebook, dalam acara pelatihan digital marketing Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya di Kaza City Mall, Sabtu (29/7/2017).

Niko menjelaskan, ada tiga macam group dalam Facebook, yakni group publik, tertutup dan rahasia. Untuk group publik, semua orang dapat secara langsung bergabung di dalamnya tanpa ada batasan. Group tertutup jika ingin bergabung, seseorang harus melalui dikurasi terlebih dahulu oleh moderator atau yang biasa dikenal dengan admin group.

“Kalau group rahasia diperuntukkan untuk orang-orang tertentu saja. Tidak sembarang orang dapat bergabung. Biasanya, group ini digunakan bagi mereka yang tergabung dalam komunitas. Contohnya, untuk rekan satu pekerjaan dan lain sebagainya,” papar Niko.

Menurut Niko, ada banyak hal positif yang bisa diperoleh bergabung bersama group Facebook. Di antaranya untuk memaksimalkan promosi digital marketing produk pada group Facebook.

Nika juga menjelaskan, ada tiga hal perlu diperhatikan para pelaku usaha yang memanfaatkan fitur tersebut untuk promosi. Pertama, hendaknya pelaku usaha bergabung dengan banyak group. Selain itu, para pelaku usaha harus pilih group yang aktif.

“Percuma jika kita bergabung dengan group yang tidak aktif. Karena, dengan bergabung dengan group yang aktif, kita dapat mengetahui informasi lebih cepat,” tutut dia.

Terakhir, sambung Niko, untuk merawat dan menjaga kenyamanan para anggota group Facebook sangat dianjurkan tidak melakukan spamming atau posting hal yang kurang penting. Selain itu, para pelaku usaha juga diingatkan agar jangan cuma posting konten promosi.

“Sebelum memposting, kita harus berhati-hati agar para anggota group dapat merasa nyaman dan tidak merasa bosan. Kita juga harus lebih kreatif dalam menghasilkan konten. Jika kita hanya posting konten promosi, secara tidak langsung para anggota group bakal merasa terganggu,” kupasnya. (wh)