Megawati Larang Ketua DPRD Maju Pilkada

 

Megawati Larang Ketua DPRD Maju Pilkada

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta semua calon ketua DPRD kabupaten/kota dan provinsi dari PDI-P untuk konsisten menjalankan tugasnya sebagai anggota legislatif. Megawati melarang ketua DPRD dari PDI-P nantinya maju sebagai calon kepala daerah di tengah masa kerjanya sebagai pimpinan DPRD.

Permintaan Megawati itu disampaikan dalam acara pembekalan calon ketua dan pimpinan DPRD kabupaten/kota dan provinsi di Gedung Bidakara, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

“Kata Bu Mega, yang jadi ketua DPRD enggak boleh jadi calon kepala daerah,” kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, seusai arahan Megawati yang tertutup untuk media.

Tjahjo menjelaskan, hal itu disampaikan Megawati untuk menjaga fokus kinerja ketua atau pimpinan DPRD dari PDI-P. PDI-P telah membagi tugas kepada kader partai yang mengisi posisi legislatif dan eksekutif.

Ia melanjutkan, arahan dari Megawati itu secara tegas dituangkan dalam nota kesepakatan yang ditandatangani oleh seluruh calon ketua atau pimpinan DPRD dari PDI-P dalam acara pembekalan tersebut. Masing-masing calon diberi kebebasan mengajukan diri sebagai calon ketua, wakil ketua DPRD, maupun calon kepala daerah.

“Pertimbangannya jangan sampai jadi pimpinan (DPRD) tapi enggak konsentrasi. Jangan sampai jabatan sebagai pimpinan DPR hanya jadi batu loncatan,” kata Tjahjo.

Dalam acara pembekalan itu, hadir sekitar 925 calon anggota legislatif terpilih dari PDI-P. Para caleg terpilih itu berasal dari seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Megawati menyampaikan beberapa hal terkait penguatan struktur partai, legislatif, dan kepala daerah. Megawati berpesan ketiga pilar tersebut harus bekerja solid untuk pembangunan daerah. (kpm/ram)