Medco Rugi Rp 2,44 Triliun

Medco Rugi Rp 2,44 Triliun
foto: bisnis.com

Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan kerugian USD188 juta atau sekitar Rp 2,444 triliun  di sepanjang 2015. Padahal, di 2014, perusahaan energi milik pengusaha Arifin Panigoro ini masih untung US$ 5,24 juta atau sekitar Rp 68,120 miliar.

Demikian dikutip dari keterbukaan informasi perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (31/3/2016).

Rugi perseroan ini berbanding terbalik dengan harga saham perseroan yang seharian ini melambung hingga mencapai 16 persen.

Melambungnya saham Medco ini terkait isu Arifin Panigoro yang dikabarkan akan mengakuisisi PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT).

Perseroan mencatatkan angka penjualan USD 628 juta di sepanjang 2015, turun 16,26 persen dibandingkan 2014 sebesar USD 750 juta.

Jumlah beban pokok penjualan dan biaya langsung lainnya tercatat sebesar USD 420 juta di 2015, dibandingkan 2014 sebesar USD 479 juta.

“Tahun 2015 merupakan tahun yang sulit bagi industri minyak dan gas bumi pada umumnya, namun Perseroan telah memperlihatkan kinerja yang kuat dan menghasilkan EBITDA 2015 sebesar USD 217 juta di tengah rendahnya harga minyak dunia. Ke depannya, jajaran direksi baru telah menetapkan prioritas bisnis untuk meningkatkan kinerja keuangan Perseroan. Prioritas ini termasuk melanjutkan efisiensi biaya dan modal serta berupaya mempercepat siklus waktu proyek di dalam pengembangan portofolio domestik Perseroan. Kami akan tetap berupaya mempertahankan posisi strategis Perseroan di Indonesia dalam rangka menciptakan nilai lebih bagi pemegang saham melalui akuisisi sumber daya domestik yang selektif, perpanjangan kontrak serta renegosiasi penjualan gas dan subkontrak,” ujar Direktur Utama MedcoEnergi, Hilmi Panigoro. (dtc)