Medco E&P Pertahankan Produksi Minyak 1.900 Barel di Tarakan

medco-energi-1-680x400

PT Medco E&P Indonesia berhasil mempertahankan produksi minyak dan gas bumi 1.900 barel setara minyak per hari (BOEPD) sejak akhir 2014 di Blok Tarakan, Kalimantan Utara. Hal ini merupakan pencapaian positif bila dibandingkan dengan rata-rata penurunan alami produksi minyak di dunia yang berada di kisaran 20–25 persen per tahun.

“Dalam rangka mempertahankan tingkat produksi, perusahaan selama 2013 dan 2014 telah melakukan pengeboran dua sumur eksplorasi dan tiga sumur pengembangan serta pekerjaan workover di beberapa sumur produksi,” ujar Manajer Operasi Medco E&P Blok Tarakan, Nugraha Alibasah, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (9/4/2015).
Medco E&P mampu mempertahankan produksi minyak dan gas bumi dengan biaya operasi yangefisien di Blok Tarakan. Kesuksesan tersebut dicapai berkat optimalisasi kegiatan di lapangan, peningkatan kapasitas sumur dengan workover dan pemasangan pompa artificial lift ESP, serta peningkatan perawatan sumur-sumur produksi.

Bahkan, produksi gas dari blok ini mendukung program gas kota di Kota Tarakan dan memasok bahan bakar bagi pembangkit listrik milik PT PLN Tarakan. “Kami yakin sumur-sumur di Tarakan walaupun sudah tua masih mempunyai potensi produksi dan dapat memberi kontribusi pada produksi minyak nasional,” sebut dia.

Program Gas Kota di Tarakan dilaksanakan di dua kelurahan yaitu Sebengkok dan Selumit Pantai. Di dua kelurahan tersebut terdapat sekira 3.360 kepala keluarga yang telah mendapat sambungan jaringan pipa gas dari pemerintah kota dengan gas yang berasal dari Medco E&P.

Saat ini cadangan gas di Blok Tarakan sudah sangat berkurang sejak pengaliran perdana di 1997. Kapasitas yang masih ada tetap memprioritaskan kegunaan bagi kepentingan masyarakat.
Medco E&P memulai operasinya di Blok Tarakan pada 1992 untuk jangka waktu 10 tahun dan perpanjangan kontrak 20 tahun sampai 2022 di blok migas yang terletak di provinsi terbaru Indonesia yaitu Kalimantan Utara. (oke)