MEA, Pemkot Surabaya Gencar Sweeping Pendatang Asing

MEA, Pemkot Surabaya Gencar Sweeping Pendatang Asing

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang telah diterapkan di Indonesia membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan tindakan tegas. Salah satunya, pemkot menggiatkan sweeping kepada para pekerja asing yang tidak memiliki izin (ilegal) dan kemampuan.

“Kami yang bekerjasama dengan pihak imigrasi akan lakukan sweeping tiap hari untuk mencari pekerja asing di Kota Surabaya yang tidak memenuhi persyaratan. Nantinya mereka akan dikembalikan kenegaranya karena melanggar imigrasi,” tegas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Menurut dia, keberadaan pendatang asing ilegal tersebut berpotensi merugikan negara. Tenaga kerja asing ilegal ini, tidak membayar pajak dan biaya lain sebagaimana diwajibkan untuk semua pekerja asing. Negara pun berpotensi dirugikan oleh ulah mereka.

“Belakangan ini banyak warga asing yang mengelabui petugas imigrasi. Cuma bermodal visa kunjungan wisata atau berstatus turis, tetapi kenyataannya malah bekerja,” tuturnya.

Kota Surabaya sendiri diketahui sudah mulai banyak dilirik warga dari negara lain sebagai tujuan mencari pekerjaan. Oleh karena itu, peraih ideal mother award 2016 ini meminta kepada masyarakat Surabaya untuk menyiapkan diri.

“Kita harus bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Jangan sampai Surabaya diambil oleh pekerja ilegal,” tandas Wali Kota Risma. (wh)