Mbadhog Nasgor Sak Karepe Dhewe di Swiss-Belinn

Mbadhog Nasgor Sak Karepe Dhewe di Swiss Belinn

Siapa yang tak pernah makan nasi goreng? Menu satu ini sudah menjadi masakan khas masyarakat Indonesia. Pada malam hari, penjual nasi goreng dengan mudah kita temui. Gerobak dorongnya yang khas, lalu lalang di jalanan. Cara penyajiannya pun langsung alias live di depan pelanggan yang menunggu. Secuplik adegan itulah yang menginspirasi Executive Chef Swiss-Belinn Manyar, Yusep Hilman Yadi.

“Kalau melihat penyajian menu-menu nasi goreng di restoran, semua dimasak di dapur. Tahu-tahu nasi goreng sudah jadi. Padahal, sensasi melihat proses memasak itu juga tak kalah menarik,” ujar Chef Yusep. Dari sanalah, terbersit ide menu nasi goreng yang bahan-bahannya boleh memilih sendiri.

Mulai bulan Maret ini, BaReLo resto di Hotel Swiss-Belinn jalan Manyar Kertoarjo  meluncurkan menu baru. Sesuai filosofinya, Nasi Goreng ini dinamai Sak Karepe Dhewe. Terdapat 33 bahan pelengkap yang siap dipadupadankan sesuai selera.

33-bahan-nasgor

“Mulai sosis, potongan daging ayam, sapi, kambing, udang,ebi, ikan asin, telur, dan pete. Sayur-sayuran seperti wortel, jagung manis, tauge, kubis, sawi juga ada,” urai Yusep.

Apa sih, kelebihan nasi goreng Sak Karepmu Dhewe ini? Ternyata selain bisa memilih bahan-bahan pelengkapnya, pengunjung dipersilakan memasak sendiri nasi gorengnya. “Kami ingin pengunjung sekalian menjadikan ajang makan di BaReLo menyenangkan. Memunculkan nuansa keakraban antar anggota keluarga. Misalnya, sang ayah yang memasak. Nah, kan jadi seru,” ujar Chef Yusep.

memasak-nasgor

Chef asal Tasikmalaya itu mengungkapkan, memilih bahan-bahan dapat menjadi sarana edukasi bagi si anak. “Mereka bisa belajar mengenali nama-nama sayur dan daging, lalu memasak,” tukasnya. Namun jangan khawatir rasanya jadi tak karuan akibat terlalu nyeleneh memilih bahan. “Kami siap kasih saran kalau ragu mencampurkan bahan. Tapi sejauh ini paduan apapun masih aman, kok,” kelakarnya.

Bumbu dasar Nasi Goreng Sak Karepe Dhewe disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Bawang putih, bawang merah, kemiri, dan sedikit gula merah Jawa. Sehingga, ketika bertemu bahan pelengkap apapun, cita rasanya tak rusak.

Public Relation Manager Swiss-Belinn, Yonita mengatakan, menu nasi goreng ini bisa dinikmati setiap weekend. “Harganya beragam, tergantung paketnya. Untuk makan sendiri, maksimal berlima. Mulai Rp 25.000.” ujarnya.

Nah, sudah siap unjuk kemampuan memasak nasi goreng ala Chef di restoran?(wh)