Masuk SkyTeam Jadikan Indonesia Gerbang Asia Tenggara

Masuk SkyTeam Jadikan Indonesia Gerbang Asia Tenggara

 

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi bergabung dengan aliansi penerbangan dunia SkyTeam Alliance Rabu (5/3) lalu, dan hal ini akan menjadikan Jakarta sebagai alternatif pintu gerbang menuju ke dan keluar dari wilayah Asia Tenggara.

“Masuknya Garuda ke dalam aliansi ini akan memberi penumpangnya akses ke 1.064 rute milik SkyTeam, yang mencakup lebih dari 90 persen jalur trafik paling penting di dunia,” kata Direktur Pelaksana SkyTeam Michael Wisbrun dalam pernyataannya, Kamis (6/5) malam, di Jakarta.

Sementara itu Presiden Direktur Garuda Indonesia Emirsyah Satar menyebut penandatanganan keanggotaan Rabu lalu sebagai momen bersejarah bagi maskapai pemerintah yang sudah berumur 65 tahun itu.

“Garuda Indonesia bisa menawarkan jangkauan global ke para pelanggan dengan pengalaman perjalanan lebih nyaman, sementara pada saat yang sama akan semakin menempatkan Indonesia di peta perjalanan udara dunia.” Kata Emirsyah

Bergabung dengan SkyTeam akan semakin memperkuat reputasi Garuda sebagai “World-Class Airline” dan sejajar dengan maskapai-maskapai besar dunia lainnya. Garuda Indonesia bisa menghubungkan jaringan global SkyTeam dengan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara (Indonesia) lewat jalur Jakarta, Denpasar, Makassar, Medan, Surabaya, dan Balikpapan.

Garuda sekarang terbang di 12 negara dengan 64 rute, termasuk 40 rute domestik.

Garuda meningkatkan kehadiran SkyTeam di Australia karena BUMN itu melayani rute ke Brisbane, Melbourne, Perth dan Sydney; dan juga di Jepang dengan penerbangan langsung ke Bandara Narita dan Haneda di Tokyo. Bulan Mei ini, Garuda akan menambah rute Jakarta- London.

Bagi SkyTeam, Garuda adalah anggota ke-20. Anggota lain termasuk Aeroflot, Aerolíneas Argentinas, Aeroméxico, Air Europa, Air France, Alitalia, China Airlines, China Eastern, China Southern, Czech Airlines, Delta Air Lines, Kenya Airways, KLM Royal Dutch Airlines, Korean Air, Middle East Airlines, Saudia, TAROM, Vietnam Airlines dan Xiamen Airlines. Mereka ini melayani 588 juta penumpang dalam lebih dari 15.700 penerbangan setiap hari ke 1.064 kota di 178 negara. (brisat/bh)