Massifkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Massifkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk

foto:ist

Pemkot Surabaya terus memassifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan, jajaran pemkot terjun ke perkampungan untuk melakukan woro-woro sekaligus pengecekan jentik nyamuk ke rumah-rumah warga.

Seperti yang berlangsung di wilayah Kecamatan Sukolilo dan Mulyorejo Kota Surabaya, Jumat (28/1/2022). Di kedua wilayah ini, camat, lurah, beserta puskemas dan kader, terjun bersama ke perkampungan untuk memasifkan gerakan PSN.

Camat Sukolilo Amalia Kurniawati mengatakan, upaya pencegahan virus DBD rutin dilakukan. Yakni, dengan memasifkan woro-woro atau imbauan kepada warga supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit DBD.

“Setiap hari, rutin kita melakukan woro-woro. Terutama untuk hari Jum’at, selain melakukan woro-woro juga ada pemeriksaan jentik nyamuk,” kata Amalia.

Di Kecamatan Sukolilo, kata Amalia, terdapat tujuh wilayah kelurahan. Setiap harinya, mereka pun rutin terjun ke masyarakat melaksanakan kegiatan PSN sekaligus bersih-bersih lingkungan.

“Diminta kepada warga agar secara sukarela bersih-bersih lingkungan. Terutama untuk barang-barang di sekeliling rumah agar selalu dibersihkan. Harapan kami, warga tidak sampai terkena DBD dan tentu juga Covid-19,” harapnya.

Bahkan, untuk memasifkan pelaksanaan PSN, Amalia mengungkapkan, pada Minggu 30 Januari 2022, seluruh wilayah kecamatan Surabaya melaksanakan kerja bakti serentak.

Pelaksanaan gerakan PSN rupanya juga berlangsung di wilayah Kecamatan Mulyorejo Surabaya. Gerakan PSN difokuskan di dua wilayah kelurahan, yakni Kalisari dan Mulyorejo.

“Setelah apel bersama kita langsung TL (Tindak Lanjut) dengan pemeriksaan jentik nyamuk di wilayah Kelurahan Kalisari dan Mulyorejo,” kata Camat Mulyorejo Yudi Eko Handoko.

Yudi menyatakan, bahwa pelaksanaan PSN di Kecamatan Mulyorejo, dimasifkan sejak sepekan yang lalu. Sedangkan untuk lokasinya, dilaksanakan secara bergantian di enam wilayah kelurahan.

“Jadi setiap hari itu kita turun bersama. Mulai dari kader-kader, puskesmas, kecamatan dan kelurahan itu turun melakukan pemeriksaan jentik nyamuk,” pungkasnya. (wh)