Market Mover dan Outlook 25-29 Agustus 2014

 

Market Mover dan Outlook 25-29 Agustus 2014

Keputusan MK yang mengukuhkan terpilihnya pasangan Jokowi JK sebagai presiden dan wakil presiden minggu lalu direspons positif oleh bursa pasar modal di Indonesia, sehingga –sesuai prediksi sebelumnya- secara mingguan bursa ditutup menguat ke level 5.198,90, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 5223.

Secara mingguan rupiah menguat 0,33 persen ke level 11.654. Kurs USD IDR pada minggu mendatang diperkirakan berada dalam range antara resistance di level 12.160 dan 12.220, sementara support di level 11.420 dan 11.350.

Sementara itu, IHSG berada dengan resistance level di posisi 5251 dan 5280, sedangkan support di level 5130 dan kemudian 5000.

Tentang indikator ekonomi global, pekan ini ada sejumlah data ekonomi penting sbb:

Amerika: rilis data New Home Sales pada Senin malam; dilanjutkan dengan rilis Core Durable Goods Orders m/m dan CB Consumer Confidence pada Selasa malam; disambung dengan rilis Prelim GDP q/q, Pending Home Sales serta data tenaga kerja Unemployment Claims pada Kamis malam.

Eropa Inggris: berupa rilis German Ifo Business Climate pada Senin sore; diikuti dengan data German Prelim CPI m/m pada Kamis sore; selanjutnya rilis CPI Flash Estimate y/y Eropa pada Jumat sore.

Asia Australia: berupa rilis HSBC Flash Manufacturing PMI pada Kamis pagi.

Prediksi Forex

Minggu lalu, mata uang dollar terpantau menguat ke posisi 11 bulan tertinggi terhadap euro setelah testimony chairman the Fed, Yellen, telah mendorong perkiraan pasar bahwa kemungkinan tahun depan suku bunga the Fed bisa naik, di mana secara mingguan index dollar AS menguat ke level 82.310. Sementara itu, pekan lalu euro dollar terpantau melemah ke posisi level 1.3243. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.3695 dan kemudian 1.3995, sementara support pada 1.3333 dan 1.3295.

Poundsterling minggu lalu terlihat masih merosot lagi ke level 1.6571 terhadap dollar di tengah keperkasaan dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.6885 dan kemudian 1.7190, sedangkan support pada 1.6550 dan 1.6460. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir naik ke level 103.95. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 104.80 dan 105.45, serta support pada 101.08 serta level 98.90. Sementara itu, Aussie dollar terpantau turun tipis ke level 0.9315. Range minggu ini akan berada di antara support level di 0.9200 dan 0.8996, sementara resistance level di 0.9500 dan 0.9544.

Prediksi Indeks

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum menguat sebagai respon atas data penguatan ekonomi di Amerika Serikat yang membangkitkan sentimen positif pasar. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau menguat ke level 15539. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 15760 dan 16320, sementara support pada level 14750 dan lalu 13875. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menguat ke level 25099. Minggu ini akan berada antara level resistance di 25180 dan 25600, sementara support di 24185 dan 23160.

Bursa saham Wall Street minggu lalu terpantau menguat kembali terangkat oleh perkiraan pasar bahwa the Fed masih akan terus mendorong pertumbuhan sekalipun perekonomian sedang terus menguat. Dow Jones Industrial secara mingguan menanjak 2.0 persen ke level 17,000.45, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 17145 dan 17220, sementara support di level 16335 dan 16030. Index S&P 500 minggu lalu merangkak 1.7 persen ke level 1,987.69, mencetak rekor barunya, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 1994 dan 2000, sementara support pada level 1900 dan 1860.

Prediksi Emas

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau menurun di tengah penguatan US dollar di pasar dan pelemahan harga minyak, di mana harga emas dunia terkoreksi ke level $1280.45 per troy ounce. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistance di $1322 dan berikut $1345, serta support pada $1258 dan $1238. Di Indonesia, harga emas terpantau turun ke level Rp480,800. (mrIcare/wh)

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini hanya bersifat informasi saja. Mr I Care berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.