Market Go-Send Tumbuh 11 Kali Lipat

Market Go-Send Tumbuh 11 Kali Lipat

Eka Pratiwi Hediani, Marketing Go-Box Surabaya, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (20/1/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Dunia digital sangat berpengaruh untuk mengerek pertumbuhan bisnis jasa logistik. Eka Pratiwi Hediani, Marketing Go-Box Surabaya, menjelaskan sebagai perusahaan logistik di bawah naungan perusahaan Go-Jek Indonesia, ia mengaku jika pertumbuhan market Go-Box dan Go-Send kini semakin pesat.

“Untuk pertumbuhan market Go-Box sendiri kini makin meningkat hingga mencapai empat kali lipat dari pertama kali di-launching. Sedangkan untuk pertumbuhan market Go-Send kini angkanya meningkat hingga sebelas kali lipat dari pertama kali diluncurkan,” ujar dia dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (20/1/2017).

Dalam acara yang dipandu Chairperson Enciety Business Kresnayana Yahya, Consult itu, Eka menjelaskan, bahwa pertumbuhan market Go-Send yang mencapai sebelas kali lipat tersebut sangat dipengaruhi oleh peningkatan permintaan pengiriman dokumen dan barang-barang ketinggalan.

Untuk Go-Send, ungkap dia, pihaknya sengaja menyasar pasar urgent delivery service. Pengiriman seperti dokumen penting dan lain sebagainya. Pasar itulah yang digarap sekarang.

“Di dunia yang serba cepat ini, kita sering melupakan sesuatu hal yang sangat penting, seperti dokumen atau kunci dan lain sebagainya. Item barang-barang tertinggal seperti itu juga masuk dalam jajaran sepuluh besar permintaan pada pasar kami di Go-Send,” ulas dia.

Untuk dapat menanamkan dan mempertahankan kepercayaan pasar, Eka mengaku, jika pihaknya sangat menjaga kualitas estimasi waktu pengiriman.

“Untuk menjaga kepercayan market, dalam aplikasi para pelanggan dapat melihat dan mengecek driver yang mengantarkan barang-barang atau dokumen penting yang dikirim. Selain itu, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami juga sangat selektif dalam taraf recruitment driver,” tegas Eka. (wh)