Mario Draghi: Pemerintah Eropa Harus Lakukan Reformasi Struktural

Mario Draghi: Pemerintah Eropa Harus Lakukan Reformasi Struktural
Mario Draghi/AFP

Reformasi struktural harus segera dilakukan oleh pemerintah Eropa agar bisa memanfaatkan ruang fiskal yang ada dengan maksimal untuk bekerjasama dengan ECB dalam memulihkan perekonomian kawasan Eropa. Jika tidak, maka kebijakan moneter yang telah dilakukan dapat berujung kegagalan, demikian dikatakan Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, dalam pidatonya di Brookings Institution di Washington, (9/10/2014).

ECB belakangan ini telah memperkenalkan langkah-langkah kebijakan tambahan baru dari suku bunga negatif dan juga pinjaman jangka panjang untuk pembelian aset untuk melawan deflasi dan menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi di 18 negara di kawasan Eropa.

Draghi, dalam pertemuannya dengan IMF dan Bank Dunia di Washington pada pekan ini, mengatakan bahwa hingga saat ini ECB telah sudah bertindak cukup agresif untuk memulihkan perekonomian di kawasan Eropa.

Seperti diketahui, perekonomian di kawasan euro mengalami stagnasi pada kuartal kedua tahun ini dan ECB memprediksi hanya akan terjadi ekspansi sederhana hingga sisa akhir akhir tahun 2014 ini. Target inflasi pun sekilas dapat dilihat tidak akan tercapai, karena hingga tahun 2017 mendatang inflasi di kawasan Eropa diprediksi masih akan berada di bawah 2 persen.

IMF juga telah memangkas proyeksi pertumbuhan untuk wilayah kawasan Eropa di tahun inidan berikutnya, dengan memprediksi ekspansi sebesar 0,8 persen dan 1,3 persen dan kembali mendesak ECB untuk mempertimbangkan kembali pembelian utang pemerintah dalam rangka melawan deflasi. IMF juga melihat bahwa inflasi kawasan Eropa untuk tahun ini sebesar 0,5 persen dan 0,9 persen pada tahun 2015 mendatang.

Berikut ini prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham, Jumat (10/10/2014).

EUR/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.2625 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 1.2550 atau bahkan lebih rendah. Resisten terdekat tampak di area 1.2700, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.2750.

GBP/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus secara konsisten dibawah area 1.6060 untuk menambah tekanan bearish menguji area 1.5980. Di sisi atasnya, hanya penembusan diatas area 1.6200 baru bisa memicu skenario koreksi bullish menguji area 1.6240 sebelum akhirnya dapat melanjutkan trend bearish utama.

USD/JPY. Bias menjadi bearish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 107.65 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 107.25. Resisten terdekat tampak di area 108.50, penembusan konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek menguji area resisten 109.00.

USD/CHF. Bias intraday masih bullish di jangka pendek terutama jika harga berhasil tembus diatas area 0.9580 untuk menambah momentum bullish mengincar area 0.9635. Support terdekat tampak di area 0.9470, tembus secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9430.

AUD/USD. Bias intraday menjadi netral di jangka pendek dengan potensi trading range terbatas di kisaran 0.8745 – 0.8865. Tembus secara konsisten dibawah area 0.8745 seharusnya dapat menambah tekanan bearish mengincar area 0.8725 atau bahkan lebih rendah. Di sisi atasnya, hanya penembusan diatas area 0.8865 baru bisa merubah bias intraday menjadi bullish menguji area 0.8900.

XAU/USD. Pada grafik harian, masih diperdagangkannya emas di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, naiknya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dapat memberikan tenaga kenaikan. Sentimen cukup mixed dan ini dapat mendorong pergerakan sideways dengan kisaran perdagangan 1180 – 1241 untuk sementara waktu. Strategy: buy-on-dips dengan target profit 1235 dan stop-loss 1217. Di lain pihak, penembusan konsisten di bawah 1218 dapat membuka peluang pengujian area 1207.

Hang Seng Futures. Masih diperdagangkannya Hang Seng di bawah MA 50-100-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, naiknya indikator Stochastic pada grafik harian dapat memberikan kesempatan rally jangka pendek. Sentimen cukup mixed dan ini dapat mendorong pergerakan sideways dengan kisaran perdagangan 22500 – 23800 untuk sementara waktu. Strategy: sell-on-rally dengan target profit 23100 dan stop-loss 23540. Di lain pihak, penembusan konsisten di atas 23525 dapat membuka peluang pengujian 23650.

Nikkei Futures. Turunnya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dapat memberikan tekanan penurunan. Namun, Nikkei perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah MA 200 harian (15075) untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat mendorong aksi bargain-hunting pasca tajamnya penurunan belakangan. Strategy: sell-on-rally dengan target profit 15100 dan stop-loss 15440. Di lain pihak, penembusan konsisten di atas 15430 dapat membuka peluang pengujian area 15520.

Kospi Futures. Bias sideways dalam jangka pendek dengan potensi pergerakan berkisar antara area 249.50 -251.00, di perlukan menembus salah satu sisi untuk memicu pergerakan lebih lanjut. Untuk sisi atas, break di atas area 251.00 dapat membawa harga lebih tinggi lagi menguji ke area 252.00, dan untuk sisi bawahnya, break di bawah area 249.50 seharusnya dapat memicu pergerakan bearish lebih lanjut menuju ke area 248.50. (mr I care)

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.