Maret 2015, Kota Surabaya Punya Rusunami

Maret 2015, Kota Surabaya Punya Rusunami

Wapres Jusuf kalla bersama Tri Rismaharini saat melkukan kunjungan di rusunami. foto: humas pemkot surabaya

Kota Surabaya akan segera memiliki rumah susun milik (rusunami) di kawasan Wiyung pada Maret 2015 ini. Program dari pemerintah pusat tersebut akan dikerjakan oleh pihak swasta, yaitu PT Wijaya Karya.

“Kami (pemerintah red) yang akan memberi uang muka dan bunga dari cicilan. Total harganya hanya Rp 140 juta per unitnya. Dan bagi masyarakat kelas menengah yang mau membelinya harus mencicil perbulan kurang lebih Rp 500 ribuan selama 15 tahun,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan saat melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Perekonomian Sofyan Jalil di Surabaya, Sabtu (31/1/2015). Ikut mendampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Menurut dia, rusunami sendiri akan menjadi solusi hunian untuk masyarakat miskin dan pembangunannya sesuai dengan program pemerintah yang akan menggalakkan 1 juta unit hunian murah di Indonesia.

“Besar bunga kredit kami sengajakan dibuat rendah, yaitu sebesar 5 persen. Dan saya minta agar benar-benar diawasi pihak-pihak yang akan membeli rusunami ini. Jangan sampai salah sasaran,” ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihak Pemkot Surabaya lebih memilih untuk mengembangkan rumas susun sewa (rusunawa).

“Untuk rusunami kami serahkan ke swasta. Kami kembangkan rusunawa saja,” kata Risma.

Menurutnya, dengan cicilan Rp 600 ribu itu masih terlalu berat bagi masyarakat Surabaya yang menengah kebawah. Rencananya di tahun ini juga, pihak Pemkot Surabaya akan menambah tiga rusunawa baru.

“Nanti akan kami sediakan lahannya. Diutamakan rusunawa yang menempati adalah warga Surabaya yang menempati daerah pinggiran sungai atau kali,” tutupnya. (wh)