Maret 2015, British Council Buka di Surabaya

Maret 2015, British Council Buka di Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menyambut Duta besar Inggris (terpilih) untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Moazzam Malik di Balai Kota Surabaya, Jumat (12/12/2014).

Duta besar Inggris (terpilih) untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Moazzam Malik, berkunjung ke Balai Kota Surabaya.  Moazzam diterima Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan di ruang kerja wali kota, Jumat (12/12/2014).

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 60 menit tersebut, Wali Kota Tri Rismaharini menyampaikan banyak hal mengenai Surabaya dan juga keberhasilan Pemkot Surabaya. Di antaranya pembangunan jalan-jalan baru seperti Middle East Ring Road (MERR), Frontage Road sisi barat dan sisi timur Jalan Ahmad Yani, kawasan genangan air yang jumlahnya terus berkurang, juga intervensi Pemkot Surabaya dalam menyejahterahkan warganya lewat program sekolah gratis dan pelayanan kesehatan gratis.

“Kita juga sudah melaksanakan pelayanan publik secara online. Warga bisa mengurus perizinan melalui satu pintu tanpa perlu datang ke beberapa dinas. Begitu juga dengan pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan. Pelayanan kepada warga bisa dilakukan dengan lebih mudah, cepat dan transparan,” katanya.

Risma juga menyampaikan rencana pembangunan proyek angkutan massal cepat di Surabaya yang akan mulai dikerjakan pada tahun depan dan ditargetkan selesai pada 2017.

“Pembangunan AMC ini akan dikerjakan oleh pemerintah pusat. Kami (Pemkot Surabaya) membangun sarana penunjang seperti park and ride dan juga menyiapkan feeder (penyuplai muatan) yang terintegrsi dengan trem,” jelasnya.

Ini merupakan kunjungan pertama Moazzam Malik ke Surabaya. Bapak dua anak ini mengaku senang bisa berkunjung ke Surabaya dan bertemu langsung dengan wali kota Surabaya.

Menurut Moazzam Inggris berkomitmen memperdalam hubungan bilateral dengan Indonesia. Caranya dengan memperluas jaringan hingga ke kota-kota di luar Jakarta. Dan Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, dianggapnya punya posisi strategis.

“Surabaya berperan penting dalam peningkatan kerjasama kedua negara. Saya berharap dapat bekerja bersama mitra-mitra potensi di kota ini dan juga provinsi ini demi mencapai tujuan bersama di berbagai sektor,” akunya.

Dalam kesempatan itu, Moazzam juga mengumumkan bahwa pemerintah Inggris akan membuka pusat studi British Council di Surabaya pada Maret 2015 mendatang.

“Selanjutnya, kami juga berencana membuka kantor Kedutaan Inggris sementara pada April 2015 dimana kantor ini akan beroperasi menyediakan berbagai layanan,” ungkapnya.

Selain berkunjung ke Balai Kota Surabaya, Moazzam Malik juga bertemu dengan Gubernur Jatim dan berkunjung ke Universitas Airlangga Surabaya untuk melakukan diskusi formal. (wh)